Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Acara Kidung Interaktif Radio dan TV Didominasi Wanita
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Penelitian Fakultas Sastra Universitas Udayana menunjukkan adanya dominasi partisipasi wanita dalam acara kidung interaktif radio dan televisi di Bali. Kidung Interaktif merupakan sebuah program acara dimana pendengar radio atau pemirsa televisi menelphon ke studio untuk menunjukkan kemampuannya melantunkan kidung dan presenter di studio memberikan arti dari kidung yang ditembangkan.
Peneliti dari Fakultas Sastra Universitas Udayana Prof. Dr. Nyoman Darma Putra pada keteranganya di Denpasar mengungkapkan dari hasil penelitian yang dilakukan sejak Februari 2011 hingga Juni 2012 menunjukkan bahwa dari 300 peserta kidung interaktif di TV tercatat 64 persen wanita dan dari 5400 peserta kidung interaktif di radio 51,6 persen wanita. K
ondisi ini terjadi diperkirakan akibat munculnya gerakan feminism di tingkat global. “feminisme di Indonesia telah mengembangkan wacana kesetaraan gender, kemudian alokasi keterwakilan wanita di parlemen dan politik yang sempat muncul dan adanya sejumlah peraturan , termasuk undang-undang yang member kesempatan pada kesetaraan gender” papar Prof. Dr. Nyoman Darma Putra. Darma Putra menambahkan sebelum era-globalisasi kegiatan menembangkan lagu-lagu kidung hanya dilakukan oleh kaum pria.
Namun dengan berkembangnya media radio dan televisi, serta kemunculan presenter wanita menjadi pemicu bagi wanita Bali untuk berpartisipasi dalam acara kidung interaktif di radio dan televisi di Bali.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 334 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 331 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 294 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang