Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lima Desa Gelar Pilkel, Jago PDI-P Tumbang

Jembrana

Selasa, 16 April 2013, 21:11 WITA Follow
Beritabali.com

maps.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com. Negara. Lima desa di Kecamatan Negara, Jembrana, Senin (15/4) kemarin  menggelar pemilihan perbekel (Pilkel) secara serentak. Masyarakat di lima desa tersebut mulai pagi hingga siang hari berbondong-bondong  ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak pilihnya dalam Pilkel (kepala desa) yang baru periode 2013-1019.

Dari 12 desa yang ada diKecamatan Negara, lima  desa  yang melaksanakan Pilkel adalah Desa Berangbang, Desa Kaliakah, Desa Baluk, Desa Tegal Badeng Barat dan Desa Pengambengan. Informasi yang berhasil dihimpun di 5 desa yang menggelar Pilkel, muncul 12 nama calon perbekel. Desa berangbang 2 calon, Desa Kaliakah 2 calon, Desa Baluk 2 calon, Desa Tegal badeng Barat 4 calon dan Desa Pengambengan 2 calon. 

Dari 12 nama yang ikut dalam pilkel tersebut terdapat  2 nama yang masih menjabat sebagai perbekel (incumben), yakni I Ketut Suasana calon perbekel dari desa Baluk dan Nyoman Anggrawiasa calon perbekel dari Desa Kaliakah. Sementara 10 calon sisanya pendatang baru.

Sementara itu dari hasil Pilkel  lima desa di Kecamatan Negara, Jembrana tersebut, rupanya PDI-P Jembrana harus menelan pil pahit. Pasalnya jago-jago yang diunggulkan oleh PDI-P empat orang diantaranya tumbang. Hanya satu orang unggulan dari PDI-P yang berhasil melengang di kursi perbekel yakni Pilkel di Desa Berangbang. Itupun karena calon perbekel Desa Brambang tidak ada yang diusung oleh partai lain.

Kemenangan unggulan dari PDI-P di Desa Berangbang, sejatinya sudah diprediksi dari awal, sebab dua orang yang muncul menjadi calon perbekel Desa Brangbang adalah sama-sama diunggulkan dari PDI-P.

Sedangkan empat jago PDI-P yang dinyatakan keok dari lawannya yang diusung Parpol Koalisi Bali Mandara Jembrana , masing-masing di Desa Tegal Badeng Barat yang diikuti empat calon. Tiga calon perbekel diantaranya  merupakan pengurus Ranting PDIP Tegal Badeng Barat.

Di Desa Kaliakah PDI-P yang menjagokan Incumbent hanya memproleh dukungan 2.106 suara dan harus bertekuk lutut dari lawannya yang diusung oleh koalisi Bali Mandara yang meraup 2.487 suara dari 4.620 pemilih.

Sedangkan Di Desa Baluk, yang diikuti 2 calon, PDIP harus mengakui keunggulan  calon incumbent yang diusung Koalisi Bali Mandara. Dan di Desa Pengambengan, calon yang diunggulkan PDI-P kalah dari calon yang diusung Koalisi Bali Mandara Jembrana.

Ketua PAC PDIP Negara, I Ketut Miarsa saat dikonfirmasi Selasa (16/4), mengakui kekalahan empat kadernya dalam Pilkel tersebut. Kekalahan tersebut menurutnya diperkirakan tidak adanya rekomendasi dari partai untuk pengusungan calon ditingkat Perbekel. “Ini karena banyak kader yang ingin maju dalam Pilkel sehingga partai bingung memberikan rekomendasi,”jelasnya. (Jsp)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami