Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Pelaku Mutilasi di Klungkung Ternyata Selingkuhan Korban
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Jajaran kepolisian Polda Bali kali ini tampaknya perlu mendapat acungan jempol. Pasalnya, tim khusus dibawah Wakapolda Bali Brigen Pol IGN Rahardja Subiyakta ini tidak butuh waktu lama untuk mengungkap kasus mutilasi di Klungkung.
Tim gabungan dari Polres Klungkung dan Polda Bali sudah memastikan satu pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pelaku adalah Fikri (26) aslias Ekik dengan alamat Banjar Lebah, Semarapura Kelod Kangin, Klungkung. Pelaku ditangkap di jalan Darmawangsa, Semarapura Kelod Kangin. Pelaku sendiri sudah ditangkap hari Minggu malam lalu pukul 19.30 wita.
Pelaku adalah sopir atau pegawai honorer di Kantor Pengadilan Agama Klungkung. Pelaku sempat mengelak namun akhirnya jelang dini hari kemarin mengakui perbuatannya. Dia juga mengaku memotong-motong korban untuk menghilangkan jejak. Korban adalah pacarnya atau selingkuhanya Diana Sari alias Nana asal Sumbawa Besar NTB.
Korban dibantai pelaku di kos korban di jalan Kenyeri IX, Banjar Jelantik Kori Batu, Desa Tojan, Klungkung. Korban sendiri tinggal di kos-kosan tersebut sejak 16 Mei 2014 lalu. Korban dihabisi 16 Juni pukul 10.30 wita di kamar kos-kosan tersebut. Yang jelas pelaku ada hubungan asmara dengan korban.
"Antara pelaku dan korban ada hubungan asmara," ujar Kapolda Bali Irjen Pol Benny Mokalu di Mapolres Klungkung, Senin (23/6/2014).
Benny Mokalu mengungkapkan jika kasus mutilasi yang menggemparkan warga Bali ini kini 80 persen sudah terungkap. Ia membenarkan jika ada motif asmara dalam kasus ini. Pihak kepolisian juga masih menyelidik terkait informasi hamilnya korban.
"Lebih lanjut tim masih melakukan tes DNA apa benar korbanya adalah yang dimaksud," ungkapnya.
Sementara beredar informasi dilapangan jika ditemukan janin pada bagian potongan tubuh korban yang ditemukan di Jalan Merak, Semarapura Kelod. Dilokasi itu, ditemukan Jeroan atau bagian usus dan organ dalam korban. Organ dalam ini ditemukan sekitar pukul 11.00 wita siang dimasukan dalam tas kresek hitam.
Terkait cara pelaku menghabisi korban, Kapolres Klungkung AKBP Ni Wayan Sri Yudatni Wirawati mengaku hingga kini masih terus mendalaminya.
"Pangakuan pelaku sempat berubah-ubah. Masih kita dalami terus. Yang jelas pelaku sudah mengakui memutilasi korbanya," jelasnya.
Dari temuan tim forensik RSUP Sanglah ada bekas benturan pada bagian belakang kepala korban. Pemotongan tubuh korban sendiri dinilai terlalu sadis dan dilakukan tidak sekaligus namun bertahap. Dari pengakuan pelaku, ada 13 titik tempat pembuangan potongan tubuh korbannya tersebut.
"Begitu capek dia keluar sambil merokok dan sempat ngobrol dengan buruh bangunan yang bekerja di depan kos-kosan tersebut. Usai memotong tubuh korbannya, pelaku langsung membuang bagian potongan tubuh korban tersebut ke berbagai tempat," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8517 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5861 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3679 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2509 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar