Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Sisihkan Puluhan Juta untuk Bersihkan Sungai
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pengusaha muda asal Desa Keramas, Gianyar, Bali, Ketut Purnama, rela menyisihkan dana hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya hanya untuk membersihkan sampah di sungai.
"Setiap bulan saya sisihkan Rp 10 juta hingga Rp 50 juta untuk bersihkan sampah di aliran sungai, khususnya di wilayah Desa Keramas, di kampung saya,"ujar Ketut, saat berbincang dengan beritabali.com, belum lama ini.
Ketut mengatakan, dalam usaha wisata petualang yang dijalaninya, ia harus senantiasa menjaga alam agar tetap bersih dan lestari. Selain aktif membersihkan sampah di aliran sungai, Ketut juga aktif dalam upaya menjaga kebersihan Pantai Keramas, Gianyar.
"Saya selalu meminta para pegawai saya untuk membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai dan juga pantai. Saya minta agar mereka tidak bosan memungut sampah. Biar yang buang sampah jadi bosan dengan sendirinya buang sampah sembarangan di sungai atau pantai,"ujar pria lulusan perguruan tinggi di Jogjakarta ini.
Aliran sungai di wilayah Desa Keramas, kata Ketut, sebelumnya memang menjadi lokasi pembuangan aneka jenis limbah, mulai limbah sampah rumah tangga, limbah kotoran kandang babi, limbah bangkai binatang, hingga limbah mandi cuci kakus (MCK).
"Itu kebiasaan warga selama puluhan tahun. Syukur dengan edukasi yang rutin, masyarakat mulai sadar, sungai menjadi bagus dan bersih, kita tak pernah bosan sadarkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Setiap bulan kita salurkan CSR puluhan juta rupiah untuk bersih-bersih, budayakan hidup bersih di masyarakat,"ujarnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 304 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 299 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang