Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korban Arisan Milyaran Rupiah Meninggal Dunia

Selasa, 13 Januari 2015, 19:15 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/net/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Pelaku penggelapan dana arisan milyaran rupiah, Dewi Zhuleha (32)  asal Bajera Kaja Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg menjadi buruan polisi. Sementara salah satu korban arisan ini meninggal dunia. 

Kerabat korban arisan yang meninggal  asal Bajera mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 80 Juta. Uang senilai Rp 80 juta milik korban tak jelas nasibnya. Para korban arisan marah dan melampiaskannya dengan mengambil barang berharga milik pelaku yang kabur menggendarai mobil sedan.

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Wayan Arta Ariawan seijin Kapolres Tabanan mengatakan, mencuatnya kasus penggelapan arisan ini setelah adanya laporan dari sejumlah peserta arisan

Dalam laporannya ke polisi, salah satu korban Nyoman Muryadi (43) asal Banjar Soka Kaja, Antap, Selemadeg Tabanan tersebut mengaku uang ratusan juta miliknya raib dan tak jelas keberadaannya. Masing masing korban mengaku mengalami kerugian mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

Arisan  itu  dipunggut oleh terlapor per hari dengan nominal antara  50 ribu sampai 200 ribu per  hari.  Sedangkan sistem arisan mengunakan sistim potong (pukul) di antara seluruh peserta. Dan  yang potong ( pukul ) nominalnya paling besar yang mendapatkan arisan. Arisan tersebut  sudah berjalan kurang lebih 7 tahun dan diputar antara 1 x dalam sebulan sampai 3x dalam sebulan. Menurut pelapor kerugian dari seluruh peserta arisan mencapai Rp 7 milyar. Laporan korban sedang ditangani pihak kepolisian.

Menurut pelapor, kerugian dari seluruh peserta arisan  mencapai Rp 7 milyar. Laporan korban sedang ditangani pihak kepolisian.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami