Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Delegasi Marigold Asia Tenggara dan India Kunjungi Demplot Marigold di Subak Guama
Selasa, 17 Mei 2016,
22:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Delegasi Marigold Asia Tenggara seperti Thailand, Filipina, Vietnam dan India mengunjungi demplot Marigold ( bunga gumitir ) di Subak Guama, Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Tabanan, Selasa (17/5).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian 11 th Marigold Crop Team Meeting yang digelar di Bali dari tanggal 17 sampai 19 Mei 2016.
Kunjungan delegasi dari Asia Tenggara dan India itu didampingi Direktur PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Afrizal Gindow. Menurut Afrizal Gindow Bali khususnya subak guama dijadikan demplot penanaman berbagai jenis marigold karena Bali merupakan penghasil dan konsumen bunga marigold (gumitir) terbesar di Indonesia.
Lebih dari 90 persen produksi Marigold nasional ada di Bali hal ini tak lepas bunga jenis ini sangat erat hubungannya dengan ritual di Bali.
Afrizal mengungkapkan potensi pasar merigold di Bali sangat besar. Petani bisa mendapat penghasilan yang besar terhadap komoditi ini. “Market Bali ini mencapai 90 persen market merigold nasional,” ujarnya.
Disebutkan, sebagai perusahaan benih dengan merek dagang Cap Panah Merah, pihaknya sangat konsen terhadap penyediaan bibit marigold di Bali. Bahkan sejumlah bibit marigold terus dibuat sesuai dengan kondisi alam dan kebutuhan market.
“Kami memiliki sekitar 18 nomer percontohan dan 6 diantaranya cocok untuk Bali. Minimal ada 3 varian akan diajukan untuk Bali,” imbuhnya.
Afrizal mengatakan dengan bibit unggul, tiap pohon marigold bisa menghasilkan sekitar 1,2 kilogram bunga. Diperkirakan harga satu biji bibit marigold sangat murah dikisaran Rp 550. “Tanaman marigold bisa menghasilkan Rp 12.000 per pohon. Jika punya petani punya 1.000 pohon maka hasilnya bisa mencapai Rp 12 juta sekali panen,” sebutnya.
Salah seorang Petani Subak Guama, Nyoman Warsa yang biasa dipanggil Pak Diana mengaku memiliki hubungan yang sangat erat dengan perusahaan nasional ini. Dirinya mengaku banyak sekali mendapat pendampingan dan pembinaan dari Panah Merah. “Dengan percobaan ini kami berharap marigold bisa tumbuh dan berkembang baik di subak guama,” tandasnya.[bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 289 Kali
02
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 219 Kali
03
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 212 Kali
04
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 191 Kali
05
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 188 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026