Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warung Sembako Kebakaran, Pria Ini Tewas Selamatkan Uang Rp 50 Juta

Kamis, 23 Februari 2017, 09:59 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Kebakaran melanda warung sembako merangkap rumah di Jalan Gatot Subroto Timur atau tepatnya tak jauh dari lampu merah Jalan Trengguli, Denpasar Timur, pada Rabu (22/2) pagi kemarin. 
 
Dalam kejadian tersebut, pemilik warung, I Made Astawa (40) tewas terpanggang setelah mencoba menyelamatkan uang miliknya sebesar Rp 50 juta di dalam kamar. 
 
[pilihan-redaksi]
Sumber di lapangan mengatakan warung sembako itu didiami pasangan suami istri (pasutri) Made Astawa dan istrinya Ni Luh Widiani (35). Pasutri itu memiliki dua anak Kadek Desi Antarini (9), Komang Agus Adi Pranata (1) dan mengontrak warung tersebut selama tiga tahun. Pasca peristiwa kebakaran terjadi, diawali terdengarnya ledakan dari meteran listrik sekitar pukul 23.30 Wita. 
 
Pasutri itu pun mengecek asal ledakan dan melihat meteran listrik di tembok luar kamar mengeluarkan percikan api. Sontak saja, pasutri itu terkejut dan keluar dari warung membawa dua anaknya. Tanpa diduga, percikan api menyambar bensin yang mereka jual dan terjadilah kobaran hebat. Kobaran api juga melalap isi warung dari mulai gas elpiji ukuran 3 kg, mobil pick-up, dua unit motor serta barang lainya. 
 
Melihat warungnya terbakar, I Made Astawa mencoba memadamkannya dengan alat seadanya. Namun si jago merah tak berhasil dijinakkan. Lantaran api tak kunjung padam, I Made Astawa masuk ke warung dan menuju kamar untuk menyelamatkan uang tunai Rp 50 juta miliknya di dalam kamar. Namun, pria asal Rendang, Karangasem tersebut tidak kunjung keluar karena api sudah menyebar ke seluruh bangunan. 
 
"Padahal korban sudah dilarang masuk oleh istrinya, tetapi dia masih nekat menerobos," kata sumber. 
 
Empat unit mobil petugas pemadam kebakaran tiba di warung tersebut dan dalam waktu 30 menit berhasil memadamkan api. Setelah api padam, petugas damkar masuk ke warung dan menemukan korban I Made Astawa tewas terpanggang di belakang mobil pick-up miliknya. 
 
[pilihan-redaksi2]
“Suaminya tewas terpanggang. Istri dan anaknya selamat dari bahaya. Mereka masih syok tidak menyangka dapat musibah,” ujar sumber yang enggan disebut namanya itu.
 
Dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Dentim AKP Nyoman Darsana, seizin Kapolsek, mengatakan kebakaran di warung sembako diduga akibat ledakan di sekring listrik. 
 
“Satu orang tewas setelah terjebak dan berusaha menyelamatkan barang di dalam kamar," ujarnya kemarin.[spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami