Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Ajar Blanda, Air Putih untuk Pendatang di Bali Tempo Doeloe
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bali tempo doeloe sudah menyedot banyak perhatian orang luar. Tak hanya untuk berdagang namun juga berwisata. Sebagai pelengkap kehadiran pendatang ini, dibangunlah kemudian penginapan-penginapan yang disebut pesanggrahan.
Berdasar penuturan Myron Zobel berjudul Penginapan di Klungkung dalam buku Bali Tempo Doeloe karya Adrian Vickers, Bali begitu cantik dengan pesanggrahannya. Sebab, berbeda dengan hotel, pesanggrahan tidaklah menyuguhkan lobi yang ramai, ruang makan yang berisik, atau tamu yang hilir mudik.
[pilihan-redaksi]
Melainkan, dengan ciri ketenangan, Myron Zobel yakin pesanggrahan akan mempertahankan kecantikan Bali.
Namun, dibalik semua keistimewaan pesanggrahan tersebut, ada lagi hal unik lainnya dari Bali. Hal itu yakni air untuk pendatang.
Memesan minum di pesanggrahan, pendatang menyebutkannya dengan nama ajar blanda. Ajar sendiri berarti air. Sementara jika dikaitkan dengan blanda itu mencirikan minuman yang berasal dari luar Bali, kemungkinan merujuk pada negara-negara Eropa.
Menurut Zobel, kemungkinan juga ini dikarenakan kulit penduduk Bali yang berwarna gelap atau coklat. Penduduk Bali biasa berjalan dari puncak pegunungan melintasi persawahan yang berlumpur. Sehingga, tidak baik bagi pendatang untuk minum air orang Bali. Hanya air yang diimpor masuk ke Bali yang dikenakan biaya dan bisa dipakai pendatang. [wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4733 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2537 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1793 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1219 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun