Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
LPG Oplosan dari Karangasem Diduga Juga Dikirim ke Luar Bali
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Terbongkarnya praktik pengoplosan gas LPG subsidi di Kabupaten Karangasem mulai membuka fakta baru yang mengejutkan. Selain diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah, gas hasil oplosan tersebut disebut telah dikirim ke luar Bali melalui jalur Pelabuhan Padangbai menuju Nusa Tenggara Barat (NTB).
Temuan ini memunculkan sorotan terhadap sistem pengawasan di kawasan pelabuhan penyeberangan. Distribusi LPG oplosan menggunakan kendaraan besar dinilai menimbulkan pertanyaan terkait proses pemeriksaan kendaraan yang keluar masuk Bali.
Kapolres Karangasem, I Made Santika mengungkapkan hasil penyelidikan sementara menunjukkan gas oplosan dikirim menggunakan truk yang ditutup terpal untuk mengelabui petugas di lapangan.
“Gas hasil oplosan dikirim ke pulau seberang melalui Padangbai menggunakan truk tertutup terpal,” ujarnya, Senin (12/5/2026).
Polisi memastikan kasus tersebut masih terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rantai distribusi ilegal LPG subsidi tersebut.
“Di pelabuhan tentu ada penanggung jawabnya. Namun kami tidak masuk sejauh itu, Ini masih terus kami koordinasikan dan kembangkan apakah ada potensi keterlibatan pihak lain,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Karangasem telah menginstruksikan jajaran di wilayah Padangbai dan Manggis untuk memperketat inspeksi mendadak terhadap kendaraan, khususnya truk yang melintas pada jam-jam rawan.
Sementara itu, pihak Pertamina menegaskan bahwa distribusi LPG subsidi telah memiliki wilayah edar dan kuota yang ditentukan secara ketat. Pengalihan distribusi ke luar daerah dinilai dapat melanggar aturan sekaligus memicu kelangkaan pasokan di wilayah yang berhak menerima subsidi.
Kasus ini menjadi perhatian serius di tengah kondisi masyarakat yang masih bergantung pada LPG subsidi untuk kebutuhan sehari-hari. Dugaan praktik pengoplosan dan distribusi ilegal lintas daerah dinilai dapat merugikan masyarakat serta mengganggu distribusi energi bersubsidi di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1177 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 917 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 749 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik