Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Bali Nihil Kasus Hantavirus, Dinkes Perkuat Pengawasan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus maupun suspek hantavirus di wilayah Bali.
Meski belum ada temuan kasus, pengawasan dan langkah pencegahan terus diperkuat menyusul adanya laporan kasus hantavirus di beberapa daerah di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom mengatakan kewaspadaan tetap ditingkatkan tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
“Hingga saat ini belum ada kasus maupun suspek hantavirus yang terdeteksi di Bali,” kata dr. Anom dalam pers rilis resmi di Denpasar, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, penguatan surveilans dilakukan di sejumlah pintu masuk ke Bali seperti bandara, pelabuhan, hingga kawasan kerja yang memiliki potensi risiko tinggi.
Hantavirus sendiri merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus. Penularan dapat terjadi akibat paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi, termasuk debu yang telah terkontaminasi.
Dinas Kesehatan menegaskan penyakit ini berbeda dengan COVID-19 karena tidak menular antar manusia.
Gejala awal hantavirus umumnya menyerupai flu berat, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga gangguan pernapasan serius dalam kondisi tertentu.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau menjaga kebersihan rumah dan lingkungan guna mencegah berkembangnya populasi tikus.
Warga juga diminta berhati-hati saat membersihkan gudang atau bangunan yang lama tidak digunakan dengan memakai masker dan sarung tangan serta menghindari menyapu kotoran tikus dalam kondisi kering.
Selain itu, masyarakat yang mengalami gejala demam tinggi dan nyeri otot setelah kontak dengan lingkungan yang banyak tikus diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Dinas Kesehatan Bali juga meningkatkan koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota serta fasilitas layanan kesehatan untuk memantau pasien yang mengalami gejala flu berat dengan riwayat paparan lingkungan tidak bersih.
Pengawasan terhadap pekerja migran dan kru kapal pesiar yang masuk ke Bali turut diperketat sebagai bagian dari langkah deteksi dini penyebaran penyakit.
Selain pengawasan, edukasi mengenai penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terus digencarkan kepada masyarakat di seluruh Bali.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memantau perkembangan situasi hantavirus secara real-time.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli