Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Gegara Serempetan Motor, Pria yang Ngaku Anak Tentara Hajar 2 Pengendara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Hanya karena serempetan motor di parkiran RSUP Sanglah, Denpasar, perilaku Poerwo Koespandi (25) sangat berlebihan. Pria yang tinggal di Jalan Letda Reta Gang XVI nomor 1 Denpasar itu beringas menghajar dua pengendara motor, I Kadek Elihandoko (23) dan Zulham Jaelani (23), sambil mengaku-ngaku anak tentara. Aksi arogansi pelaku direkam video amatir dan diviralkan di media sosial (medsos).
[pilihan-redaksi]
Akibat penganiayaan itu, korban I Kadek Elihandoko asal Buleleng mengalami memar punggung, dan luka robek di bagian betis kanan. Sedangkan korban Zulham Jaelani mengalami sakit kepala dan pipi kiri robek.
“Keduanya diinjak-injak oleh pelaku tanpa belas kasihan,” jelas Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena, Kamis (19/10).
Kompol Sumena mengatakan, insiden penganiayaan terjadi di parkiran RSUP Sanglah, Denpasar, pada Rabu (18/10) pukul 12.30 wita. Korban sedang berboncengan mengendarai motor dan bermaksud menyeberang di jalan sebelah timur RSUP Sanglah, Denpasar. Namun motor korban tiba-tiba berhenti dan ditabrak dari belakang oleh pelaku.
Anehnya, setelah menabrak motor korban, pelaku malah yang naik pitam. "Setelah menabrak korban, pelaku tidak terima dan langsung mengejar motor korban hingga di areal parkir RSUP Sanglah. Disanalah kedua korban dianiaya,” ujar Kompol Sumena didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra.
Bak preman jalanan, pelaku menerjang kedua korbannya dengan tendangan kaki hingga kedua korban terjatuh dari sepeda motor. Selanjutnya kedua korban diinjak-injak sembari mengatakan dirinya anak seorang tentara. Aksi arogansi pelaku direkam dengan video amatir oleh warga melintas dan diviralkan di medsos.
Menerima laporan warga, tim Opsnal Polsek Denpasar Barat dipimpin Panit Buser Ipda I Nengah Seven Sampeyana bergerak cepat dan menangkap pelaku Poerwo Koespandi di rumahnya di Jalan Letda Reta Gang XVI nomor 1 Denpasar, sekitar pukul 21.00 wita.
"Dia ini debt collector dan ditangkap saat pulang kerja. Nah saat ditangkap, di asrama tentara sempat terjadi cekcok karena keluarga pelaku tidak ngaku," timpal Iptu Aan. [spy/wrt]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 304 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 299 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang