Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gegara Serempetan Motor, Pria yang Ngaku Anak Tentara Hajar 2 Pengendara

Kamis, 19 Oktober 2017, 22:07 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Hanya karena serempetan motor di parkiran RSUP Sanglah, Denpasar, perilaku Poerwo Koespandi (25) sangat berlebihan. Pria yang tinggal di Jalan Letda Reta Gang XVI nomor 1 Denpasar itu beringas menghajar dua pengendara motor, I Kadek Elihandoko (23) dan Zulham Jaelani (23), sambil mengaku-ngaku anak tentara. Aksi arogansi pelaku direkam video amatir dan diviralkan di media sosial (medsos).

[pilihan-redaksi]

Akibat penganiayaan itu, korban I Kadek Elihandoko asal Buleleng mengalami memar punggung, dan luka robek di bagian betis kanan. Sedangkan korban Zulham Jaelani mengalami sakit kepala dan pipi kiri robek.

“Keduanya diinjak-injak oleh pelaku tanpa belas kasihan,” jelas Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena, Kamis (19/10).

Kompol Sumena mengatakan, insiden penganiayaan terjadi di parkiran RSUP Sanglah, Denpasar, pada Rabu (18/10) pukul 12.30 wita. Korban sedang berboncengan mengendarai motor dan bermaksud menyeberang di jalan sebelah timur RSUP Sanglah, Denpasar. Namun motor korban tiba-tiba berhenti dan ditabrak dari belakang oleh pelaku.

Anehnya, setelah menabrak motor korban, pelaku malah yang naik pitam. "Setelah menabrak korban, pelaku tidak terima dan langsung mengejar motor korban hingga di areal parkir RSUP Sanglah. Disanalah kedua korban dianiaya,” ujar Kompol Sumena didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra.

Bak preman jalanan, pelaku menerjang kedua korbannya dengan tendangan kaki hingga kedua korban terjatuh dari sepeda motor. Selanjutnya kedua korban diinjak-injak sembari mengatakan dirinya anak seorang tentara. Aksi arogansi pelaku direkam dengan video amatir oleh warga melintas dan diviralkan di medsos.

Menerima laporan warga, tim Opsnal Polsek Denpasar Barat dipimpin Panit Buser Ipda I Nengah Seven Sampeyana bergerak cepat dan menangkap pelaku Poerwo Koespandi di rumahnya di Jalan Letda Reta Gang XVI nomor 1 Denpasar, sekitar pukul 21.00 wita.

"Dia ini debt collector dan ditangkap saat pulang kerja. Nah saat ditangkap, di asrama tentara sempat terjadi cekcok karena keluarga pelaku tidak ngaku," timpal Iptu Aan. [spy/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami