Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Deteksi Kanker Serviks, Gubernur Bali Ajak Perempuan Lakukan IVA Test

Senin, 13 November 2017, 14:00 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Made Mangku Pastika mengajak kaum perempuan, khususnya yang telah menikah usia 30-50 tahun agar segera melaksanakan IVA Test dan SADANIS untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara. 
 
[pilihan-redaksi]
Apalagi tes ini bisa diperoleh secara gratis pada fasilitas kesehatan pemerintah yang tersebar di seluruh Bali. 
 
Hal tersebut diungkapkannya pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 yang dirangkai dengan sosialisasi GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan pencanangan gerakan IVA Test dan SADANIS di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (12/11).
 
Lebih jauh Pastika menyampaikan bahwa kanker serviks dan payudara hingga saat ini masih menjadi ancaman dan momok bagi kaum perempuan. Bahkan, dua jenis kanker ini merupakan penyebab tertinggi angka kematian perempuan di Indonesia.  
 
“Kalau sudah kena, bisa merenggut nyawa,” ujar Pastika. 
 
Lebih jauh, ia juga mengingatkan kalau penyakit kanker tidak hanya menimbulkan sakit dan derita bagi yang bersangkutan, namun juga berimbas pada kehidupan keluarga. Mengingat begitu kompleksnya dampak yang ditimbulkan penyakit ini, 
 
Selain penekanan pada upaya pencegahan kanker serviks dan payudara, pada kesempatan itu Pastika  juga mengingatkan arti penting kesehatan.
 
“Kalau sudah jatuh sakit kita akan menderita, tak bisa kerja dan tak bisa menikmati hidup,” ujarnya. 
 
Selain menimbulkan derita dan ketidaknyamanan, sakit juga membutuhkan biaya tinggi. “Apalagi harus opname dan sampai menjalani tindakan medis seperti operasi. Selain menderita, tentu sangat banyak biaya yang harus kita keluarkan,” imbuhnya.
 
Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjana menargetkan seluruh perempuan menikah usia 30-50 tahun menjalani IVA test. Untuk itu, pihaknya akan mengoptimalkan upaya promotif agar para perempuan segera menjalani tes ini. “Ini kan diberikan secara gratis dan seluruh Puskesmas sudah melayani. Jadi mudah dijangkau,” pungkasnya. [bbn/prov/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami