Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Para Rektor dan Kajati se Indonesia Gelar Diskusi di Nusa Dua
Rabu, 14 Februari 2018,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menuju penegakan hukum yang berkualitas, sejumlah Rektor dan para Kepala Kejaksaan Tinggi se Indonesia menggelar diskusi di Nusa Dua, di Kabupaten Badung Bali, Rabu (14/2).
Diskusi ini untuk penyamaan persespsi dalam penegakan hukum. Dengan mengambil tema "mewujudkan kemandirian peradilan dalam pembangunan hukum nasional untuk meningkatkan terlaksananya penanganan perkara yang berkualitas".Bahkan para jaksa serta beberapa lembaga tinggi negara seperti MPR, Ombudsman, unsur Polri juga hadir dalam diskusi ini.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham Wiranto, menegaskan bahwa sangat penting Indonesia terus meningkatkan rasa keadilan. Sehingga untuk mewujudkan itu semua perlu berdaulat dan bersatu dalam penyamaan visi.
"Para pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, Jaksa Agung, para kepala kejaksaan, unsur MPR RI, Ombudsman RI berkumpul di Bali untuk mencoba berbicara agar penegakan hukum di Indonesia lebih profesional, mandiri, bisa menyelesaikan persoalan lebih unggul sehingga rasa keadilan tercipta," terang Wiranto.
Ia juga menegaskan, kalau berbicara tentang pertumbuhan ekonomi dan persaingan global, maka pertumbuhan ekonomi itu bisa berhasil kalau suatu negara itu memiliki stabilitas, dan stabilitas itu akan muncul bila penegakan hukumnya kuat.
"Melalui diskusi hari ini, kita coba merekonstruksikan bagaimana penegakan hukum itu, atau seperti apa penegakan hukum yang berkualitas," jelasnya.
Karenanya kata Wiranto, melalui diskusi ini akan lahir masukan-masukan lalu diolah melalui DPR dan pemerintah menjadi produk hukum yang berkualitas.
"Kita mencari pemikiran hukum yang berkualitas. Kita tidak mengubah sistem yang sudah ada, tetapi hanya memperkuat profesionalitas para penegak hukum," ujarnya.
Dirinya berkeyakinan jika masukan pemikiran dari para ahli hukum terutama dari para pimpinan perguruan tinggi akan sangat berguna terutama dalam penanganan berbagai perkara di Indonesia.
"Mengapa demikian, karena teori yang sahih, kebenaran yang hakiki atau kebenaran yang benar-benar benar adalah jika hukum secara teoritis sesuai dengan praktek hukum secara nyata," ujarnya.
Ia berharap setelah diskusi ini para pakar hukum, para akademisi, mampu memberikan pemikiran yang tajam, dalam, benar, dan kemudian dibagikan kepada para praktisi hukum di lapangan.
"Sehingga apa yang kita harapkan terciptanya hukum yang berkuakitas dapat terwujud," tegasnya.
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 135 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 119 Kali
03
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 92 Kali
04
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 68 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 65 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026