Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Hipgabi Bali Beri Pelatihan Kasus Henti Jantung Mendadak
Minggu, 5 Agustus 2018,
17:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Himpunan Perawat Gawatdarurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Bali sebagai himpunan seminatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) memberi pemahaman dan pelatihan kepada masyarakat awam tentang Kejadian kasus henti jantung mendadak (silent cardiac arrest) yang dapat dialami oleh siapapun dan kapan pun di Kota Denpasar, Minggu (5/8) di Graha Sewaka Dharma, Lumintang.
[pilihan-redaksi]
“Korban henti jantung mendadak dapat diselamatkan dengan pengetahuan dasar dan pelatihan bantuan hidup dasar atau Resusitasi Jantung Paru (TJP),” ujar Ketua HIBGABI Bali Ns. I Putu Budiarsana, M.Nurs., EN.
“Korban henti jantung mendadak dapat diselamatkan dengan pengetahuan dasar dan pelatihan bantuan hidup dasar atau Resusitasi Jantung Paru (TJP),” ujar Ketua HIBGABI Bali Ns. I Putu Budiarsana, M.Nurs., EN.
Lebih lanjut dikatakan Kematian akibat henti jantung mendadak paling sering terjadi di luar rumah sakit. Korban henti jantung sering ditemukan oleh masyarakat umum. Mereka yang menemukan dan paling menentukan keberhasilan survival korban henti jantung di luar Rumah Sakit. Kegiatan yang dilaksanakan kali ini sebagai langkah pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar/RJP dini dengan fokus kepada kompresi dada, pemberian kejut jantung dini dengan menggunakan AED. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali masyarakat umum agar dapat menolong korban yang mengalami henti jantung mendadak. Adapun pelaksanaan dari kegiatan ini adalah Panitia dari HIPGABI Bali yang diketuai oleh Ibu Ns. Made Martini, M.Kep
“Masyarakat menjadi barisan terdepan dalam pertolongan henti jantung mendadak di luar rumah sakit,” ujarnya.
Diharapkan dapat melakukan pertolongan yang tepat dan cepat untuk korban henti jantung mendadak, mereka memerlukan keahlian khusus yang diperoleh melalui pelatihan yang sesuai. Bentuk pelatihan untuk masyarakat awam adalah Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang terdiri dari deteksi dini dan aktivasi bantuan pelayanan kegawatan medis (Emergency Medical Service).
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Ibu dr. Luh Putu Sri Armini, M. Kes mewakili Walikota Rai Mantra mengatakan bahwa Pemkot Denpasar sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksnakan kali ini oleh HIPGABI. “Walikota Rai Mantra sangat mengapresiasi kegiatan ini yang mampu memberikan pemahaman sejak dini kepada masyarakat tentang pertolongan pertama bagi masyarakat yang mengalami kasus henti jantung,” ujarnya.
Disamping itu menurut Sri Armini langkah ini juga akan kami jadikan bahan untuk sosialisasi bersama yang tentunya bermuara pada tingkat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan DPW PPNI BALI, DPD PPNI Kota Denpasar, beserta perwakilan fasilitator dari rumah sakit seluruh Bali.
[pilihan-redaksi2]
Adapun peserta dalam kegiatan ini adalah masyarakat umum yang berasal dari BPBD Kota Denpasar, Damkesmas Kota Denpasar, SMK N 1 UBUNG, Supermarket PEPITO, dan KBS Badung, dengan jumlah peserta sebanyak 120 orang dan fasilitator dari perawat sebanyak 240 orang. Pengabdian masyarakat ini dilaksankan dalam satu hari yang dibagi menjadi beberapa sesi. Kegiatan ini dipandu oleh dr. AlI Haedar, Sp. EM FAHA yang merupakan instruktur dari American Heart Association (AHA).
Adapun peserta dalam kegiatan ini adalah masyarakat umum yang berasal dari BPBD Kota Denpasar, Damkesmas Kota Denpasar, SMK N 1 UBUNG, Supermarket PEPITO, dan KBS Badung, dengan jumlah peserta sebanyak 120 orang dan fasilitator dari perawat sebanyak 240 orang. Pengabdian masyarakat ini dilaksankan dalam satu hari yang dibagi menjadi beberapa sesi. Kegiatan ini dipandu oleh dr. AlI Haedar, Sp. EM FAHA yang merupakan instruktur dari American Heart Association (AHA).
Kegiatan ini langsung dipraktikan oleh peserta dan fasilitator pada manikin/boneka RJP. Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan meningkatkan kesadaran masyarakat umum mengenai peran penting orang-orang yang berada di lokasi terdekat dengan korban henti jantung mendadak. “Masyarakat yang menemukan korban dengan henti jantung mendadak dapat memberikan pertolongan pijat jantung atau resusitasi jantung paru. Sehingga dapat membantu meningkatkan kesempatan hidup korban,” harapnya. (bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 258 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 204 Kali
03
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 195 Kali
04
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 177 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 165 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026