Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Panglima TNI Agendakan International Marathon Jadi Kalender Even Tahunan
Senin, 5 November 2018,
08:22 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sukses menggaet ribuan pelari dari dalam dan luar negeri ikuti ajang lomba lari "TNI International Marathon 2018" di Pantai Kuta, Kawasan Ekononi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (4/11), rencananya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berencana menjadikannya sebagai kalender even tahunan.
Meski jumlah peserta capai ribuan dari puluhan negara, namun penyelenggaraan lomba lari berskala internasional yang diselenggarakan TNI itu dapat berjalan lancar, aman, dan sukses. "Kegaiatan lomba lari marathon seperti ini akan kita jadikan sebagai event tahunan dalam rangka setiap memperingati HUT TNI," ujar Panglima TNI di sela acara yang diikuti sekitar 7.000 pelari lokal, nasional, dan internasional itu.
Pemilihan lokasi acara di Mandalika ini berdasarkan hasil keputusan pihak panitia, jauh sebelum terjadinya musibah gempa bumi di Lombok, beberapa bulan lalu. Bahkan jadwal pelaksanaannya sempat tertunda sekitar sebulan, karena masyarakat di NTB sedang dalam kondisi berduka.
"Sehingga rencana awal, akhirnya kita rubah dan baru bisa kita dilaksanakan saat ini. Hal ini juga sempat kami bahas ketika bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Australia di Hawaii," jelas Marsekal Hadi Tjahjanto.
Saat itu sambung Panglima TNI, kegiatan lari marathon internasional ini sempat ditawarkan dan dimohonkan ke pihak Australia juga puluhan negara lainnya, agar bisa mengirimkan sejumlah pelarinya untuk mengikuti lomba lari TNI terbesar selama ini. Ribuan pelari dari dalam dan luar negeri juga memuji dan mengapresiasi keramah-tamahan masyarakat serta kesuksesnya penyelenggaraan event ini.
"Jadi, hal ini membuktikan, meski saat ini masih dalam suasana berdua, namun masyarakat Lombok siap menerima kunjungan para wisatawan. Bahkan mampu menggelar event berskala internasional tersebut," kata Panglima TNI.
Penentuan lokasi ajang lari marathon selanjutnya akan disesuaikan dengan potensi objek wisata yang ada di seluruh wilayah di Indonesia. "Untuk lokasi penyelenggaraan tahun depan, nanti akan kita lihat dan bahas bersama, Kalo lokasinya bagus, bisa saja diselenggarakan di Komodo atau Raja Ampat, atau daerah destinasi wisata lainnya sekaligus turut mempromosikan potensi pariwisata di Indonesia," kata PanglimaTNI
Lomba lari yang terbagi dalam 4 katagori (5K, 10K, 21K, 42K) berhadiah total Rp10 miliar ini, mampu mengundang minat ribuan pelari internasional. Bahkan Kenya merupakan negara yang paling banyak mengirimkan pelarinya yang mencapai ratusan orang. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengibarkan bendera start untuk lari 42K, disusul Kasad Jenderal TNi Mulyono melepas para pelari 21K. Gubernur NTB Zulkieflimansyah kebagian memberangkatkan para pelari 10K, sedangkan Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto mengibarkan bendera start untuk katagori 5K.
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8409 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5798 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3628 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2453 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026