Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Gerindra Komplain Migrasi Suara, Ketua KPU NTB Ogah jadi 'Tukang Cuci Piring'
Minggu, 12 Mei 2019,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com. Lombok. Hari keenam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan suara Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (12/5) berlangsung alot.
[pilihan-redaksi]
Pleno yang beberapa kali jeda dan masih berlangsung hingga tengah malam ini, diisi aksi protes saksi dari partai Gerindra yang komplain soal migrasi suara.
Pleno yang beberapa kali jeda dan masih berlangsung hingga tengah malam ini, diisi aksi protes saksi dari partai Gerindra yang komplain soal migrasi suara.
Adapun komplain dari saksi partai Gerindra ini adalah migrasi suara antar caleg, yang terjadi di Kecamatan Batukliang dan Pujut Lombok Tengah.
Juga adanya penggelembungan suara caleg dari partai Golkar dibahas dalam pleno yang berlangsung hingga tengah malam itu. Menyoal keterangan para saksi masing-masing partai yang tidak disertai alat bukti, Ketua KPU NTB, Suhardi Soud menegaskan tidak boleh berasumsi.

[pilihan-redaksi2]
"Kalau seperti ini masalahnya, perlu dipertanyakan fungsi saksi-saksi. Tidak noleh berasumsi Karena komplain itu harus diselesaikan di tingkat kabupaten," tegas Suhardi, sembari menekankan para saksi untuk mengikuti dan memahami mekanisme yang ada.
"Kalau seperti ini masalahnya, perlu dipertanyakan fungsi saksi-saksi. Tidak noleh berasumsi Karena komplain itu harus diselesaikan di tingkat kabupaten," tegas Suhardi, sembari menekankan para saksi untuk mengikuti dan memahami mekanisme yang ada.
Ditegaskan Suhardi, bahwa KPU itu bukan 'tukang cuci piring'. "KPU jangan jadi tukang cuci piring. Cuci piringnya cukup di tingkat kabupaten," kata Suhardi, yang kemudiahn men-skors rapat pleno, untuk kemudian lanjut berlangsung hingga tengah malam.
Penjagaan berlapis dari Polda NTB dan Polres Mataram, serta TNI mengamankan luar dan dalam area hotel Lombok Raya, tempat rapat pleno rekapitulasi suara berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, penjagaan dan pengamanan ketat masih berlangsung karena pleno belum mufakat.
(bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1515 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1142 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 988 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 875 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026