Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Letusan Tak Sampai 4 Km, Warga Lereng Gunung Agung Diminta Tetap Siaga.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali Made Rentin mengatakan kendati dampak letusan Gunung Agung selama ini tidak lebih dari 4 Km, tetapi masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Agung diminta tetap siaga. Masyarakat juga diminta tetap mengenali tanda-tanda bahaya.
[pilihan-redaksi]
"Jika erupsi terjadi masyarakat mengenali tanda-tanda awal, misalnya suhu sangat panas. Juga terdengar suara gemuruh serta beberapa kali getaran" kata Rentin ketika dikonfirmasi pada Rabu (29/5) di Denpasar.
Rentin mengungkapkan jika sudah erupsi dan abu vulkanik tersebar luas, maka masyarakat harus siap dengan masker. Lalu mengetahui jalur atau lintasan aliran lava pijar maupun lava dingin karena hujan lebat. "Jika sudah tahu itu jalur bahaya, maka hindari atau menjauh disaat ada aliran" jelas Rentin.
Menurut Rentin, berdasarkan penjelasan Penanggungjawab Gunung Api Bali dan Nusa Tenggara Barat, Oktory Prambada menyebutkan bahwa kendati Gunung Agung mengalami erupsi lebih sering, masyarakat diminta tetap tenang. Mengingat letusan tidak akan melebihi zona bahaya 4 kilometer dari puncak gunung.
Dimana Oktory Prambada memberikan alasan bahwa pipa magma gunung sudah terbuka, sehingga energi yang tersimpan tidak besar, jadi letusan tidak mungkin melebihi zona bahaya. Magma yang semula di kantong bermigrasi ke permukaan kawah.
Kondisi ini membuat tubuh gunung mengalami deflasi atau pengempesan. Tak hanya itu, kondisi magma yang sudah di permukaan akan membuat, Gunung Agung lebih rutin erupsi. Diprediksi dalam 5 sampai 6 hari pasti akan erupsi.[bbn/Mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 325 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 316 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang