Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Badung Gelar Pelatihan Tata Rias dan Kue Kering
BERITABALI.COM, BADUNG.
Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan perpustakaan yang memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan serta menawarkan kesempatan berusaha melindungi dan memperjuangkan budaya dan hak asasi manusia.
[pilihan-redaksi]
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan melaksanakan pelatihan tata rias dan kue kering di Ruang Bacaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Puspem Badung, Senin (10/8).
Acara dibuka Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani ditandai dengan merias salah satu peserta. Pelatihan ini dihadiri Ketua Gatriwara Badung Ny. Ayu Suartini Parwata, perwakilan dari TP PKK Kabupaten Badung, Perwakilan Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung, Ketua Tim PKK Kecamatan serta para instruktur dari Tiara Kusuma Kab. Badung.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani mengatakan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan kegiatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dalam mendorong kesejahteraan. Perpustakaan hadir dalam memfasilitasi kebutuhan akan keterampilan-keterampilan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk kali ini digelar pelatihan tata rias dan rambut serta akan dilanjutkan dengan pelatihan membuat kue kering.
"Ini merupakan salah satu upaya dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam hal menindaklanjuti perpustakaan berinklusi sosial dimana perpustakaan bekerjasama dengan instansi terkait bagaimana memberikan edukasi dan memberikan pelatihan yang berguna untuk orang banyak khususnya terhadap masyarakat di Badung terutama bagi ibu-ibu di masa pandemi ini," katanya.
Lebih lanjut dikatakan untuk pelatihan ini tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah dengan tidak melibatkan banyak orang serta berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan kehidupan masyarakat dapat normal kembali.
"Harapan kami mudah-mudahan masyarakat yang kami bina bisa menambah keterampilan dan menerapkan apa yang diperoleh saat ini, serta mudah-mudahan pandemi ini segera berlalu sehingga perekonomian masyarakat dapat pulih kembali," katanya berharap.
Sementara itu ketua panitia kegiatan Made Dartini melaporkan bahwa program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial terdiri dari beberapa kegiatan yaitu tata rias wajah dan rambut, pelatihan membuat kue, storytelling, pelestarian bahan dan tulisan Bali serta pelatihan komputer.
Untuk pelatihan tata rias hari ini pesertanya sebanyak 30 Orang dari PKK sedangkan pelatihan membuat kue kering dilaksanakan dari tanggal 24-27 Agustus juga dengan melibatkan sebanyak 30 orang peserta yang diambil dari Dharma Wanita.
Dikatakan nantinya untuk pelatihan Bahasa Bali akan melibatkan guru-guru dari SMP dan SD, untuk pelatihan Storytelling yaitu pelatihan mendongeng yang akan dilaksanakan melalui Webinar yang melibatkan Guru TK dimana dalam hal ini bekerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia dan juga Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI).
"Yang terakhir kami berupaya melakukan Pelatihan Komputer Dasar karena banyak orang tua yang kesulitan mendampingi anak- anaknya terkait dengan belajar Online, terlebih banyak tugas yang harus dikerjakan oleh siswa," katanya.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8516 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5861 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3678 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2508 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar