Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Pemindahan OTG ke Lokasi Karantina Ditanggung Pemkab Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng bertanggung jawab penuh terhadap proses pemberangkatan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala dan gejala ringan menuju lokasi karantina di Pemprov Bali. Begitupun penjemputan terhadap mereka yang telah dinyatakan sembuh. Pasien tidak dikenakan biaya dan ditanggung seluruhnya oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Sementara di lokasi karantina mandiri, juga teah disiapknan makan dan minum yang sudah terjaga kebersihannya. Sehingga pasien yang menjalani karantina di hotel sesuai dengan anjuran pemrintah bisa lebih cepat penyembuhannya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa menyatakan untuk pemberangkatan pasien menggunakan jenis kendaraan yang menyesuaikan dengan jumlah pasien. Armada yang disiapkan akan tetap berupa Bus dari Dinas Perhubungan Buleleng, dan juga minibus.
“Kalau jumlahnya lebih dari 10 orang akan menggunakan bus. Kalau hanya dua orang, atau lima cukup mengunakan moil yang menyesuaikan dengan jumlahnya. Yang terpenting pasien wajib OTG mengikuti anjuran pemerintah untuk karantina di hotel,” ujar Suyasa.
Mantan Asisten 3 Setda Buleleng ini menegaskan petugas yang melakukan pemberangkatan dan penjemputan berbeda-beda. Jika pemberangkatan menugaskan petugas dari Dinas Perhubungan, maka untuk proses penjemputan pasien sembuh dari lokasi karantina menuju rumah akan menugaskan tim dari Bagian Umum Setda Buleleng.
“Pihak keluarga boleh saja menjemput, tapi kita kan tahu jaraknya sangat jauh kemudian yang terkonfirmasi belum tentu punya biaya jadi pemerintah memfasilitasi itu semua,” pungkas Suyasa. [nov]
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 297 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 290 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang