Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Sejumlah Sekolah di Karangasem Kembali Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah sekolah yang sebelumnya telah melaksanakan aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) di Karangasem kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) alias belajar dari rumah.
Sekolah - sekolah yang kembali menerapkan PJJ tersebut adalah sekolah yang wilayahnya dinyatakan masuk wilayah zona merah dan oranye penyebaran Covid-19 Kabupaten Karangasem berdasarkan Desa/Kelurahan dan banjar dinas.
Berdasarkan perkembangan Peta zonasi Covid-19 kabupaten Karangasem di desa kelurahan dan banjar dinas, per tanggal 3 Mei 2021 ini, dari sebelumnya tiga desa/kelurahan yang masuk dalam zona merah kini berkurang hanya menjadi dua wilayah yaitu Kelurahan Padangkerta dan Kelurahan Subagan.
Sedangkan untuk zona oranye dari sebelumnya hanya 3 wilayah, sekarang bertambah menjadi 7 wilayah Desa/ kelurahan diantaranya, Desa Bungaya, Kelurahan Karangasem, Desa Rendang, Desa Sibetan, Desa Duda, Desa Duda Utara dan Desa Labasari.
"Per tanggal 3 Mei 2021, Peta zonasi Covid-19 kabupaten karangasem berdasarkan desa kelurahan ada dua Kelurahan yang masuk zona merah dan 7 Desa/Kelurahan masuk zona orange," terang Kadinkes Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama saat dikonfirmasi Senin, (03/05/2021).
Sementara itu, terkait dengan penundaan PTM di sejumlah sekolah karena masuk didalam peta zonasi Covid-19 juga dibenarkan oleh Kadisdikpora Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika ketika dikonfirmasi.
"Terkait adanya penundaan PTM itu semuanya bersifat dinamis dan kembali menyesuaikan dengan peta zona di wilayahnya masing - masing, sehingga tidak bisa dipastikan berapa jumlahnya," ujarnya.
Ia menjelaskan, jika sekolah baik itu SD maupun SMP berada atau masuk didalam zona merah dan orange Covid-19, maka sesuai dengan ketentuan sekolah tidak bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka. Begitu juga sebaliknya, jika zona merah atau orange beralih menjadi zona kuning dan hijau maka PTM bisa langsung dilaksanakan tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
Di sisi lain, Penundaan PTM juga diakui oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Selat, I Komang Gede Sudarsana ketika dihubungi, ia mengatakan mengingat wilayah sekolahnya masuk kedalam zona orange Covid-19, setelah berkordinasi dengan kordinator wilayah, akhirnya diputuskan mulai Selasa (04/02021) sekolah kembali menerapkan PJJ/BDR.
"Mulai besok seluruh siswa kembali belajar dari rumah masing-masing. kami dari pihak sekolah senantiasa mengikuti arahan pemerintah, untuk tetap senantiasa mengutamakan kesehatan dan keselamatan siswa, guru juga pegawai," tandasnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1518 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1144 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 991 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 876 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik