Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Massa PKI Bunuh I Parlemen di Alun-Alun Klungkung
Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (6)
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pada 20 Mei 1965, ada perayaan menyambut Hari Kebangkitan Nasional di Alun-Alun Kota Klungkung. I Parlemen, kawan Nyoman Sirna yang tinggal di Singaraja, pulang ke kampungnya di Desa Tihingan Klungkung untuk ikut memperingati momen itu.
Hari itu dia ikut menonton keramaian perayaan di alun-alun Klungkung sambil minum Kopi.
Tiba-tiba di warung kopi itu, dia didatangi oleh Mangku Jiwa, Ketua PKI Klungkung.
Mangku Jiwa langsung menaikkan kakinya ke bangku dan menginjak paha Parlemen. Sambil membawa klewang dia menepuk pundak Parlemen.
"Jadi ini tameng PNI yang berani?," ujar Mangku Jiwa.
I Parlemen kaget dan tak bereaksi cepat. Dia tak bisa menepis ketika Mangku meninjunya.
Parlemen terhuyung dan lari ke barat. Ternyata di sana, sekelompok massa PKI sudah menunggu.
Mereka mengeroyok Parlemen sampai babak belur. Sambil terengah-engah, Parlemen berusaha kabur dan lari lagi ke depan Puri Agung. Di sana dia jatuh ke selokan dan tewas.
Tewasnya I Parlemen membuat kader dan simpatisan PNI di Bali marah. Nyoman Sirna bersama kader dan simpatisan PNI lain menyempatkan diri hadir pada upacara ngaben I Parlemen di Desa Tihingan Klungkung.
Setelah pembunuhan Gedur di Jembrana dan Parlemen di Klungkung, aksi balas dendam tak terhindarkan. Banyak bentrokan terjadi secara sporadis antara kedua belah pihak.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 290 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 282 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang