Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Massa PKI Bunuh I Parlemen di Alun-Alun Klungkung
Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (6)
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pada 20 Mei 1965, ada perayaan menyambut Hari Kebangkitan Nasional di Alun-Alun Kota Klungkung. I Parlemen, kawan Nyoman Sirna yang tinggal di Singaraja, pulang ke kampungnya di Desa Tihingan Klungkung untuk ikut memperingati momen itu.
Hari itu dia ikut menonton keramaian perayaan di alun-alun Klungkung sambil minum Kopi.
Tiba-tiba di warung kopi itu, dia didatangi oleh Mangku Jiwa, Ketua PKI Klungkung.
Mangku Jiwa langsung menaikkan kakinya ke bangku dan menginjak paha Parlemen. Sambil membawa klewang dia menepuk pundak Parlemen.
"Jadi ini tameng PNI yang berani?," ujar Mangku Jiwa.
I Parlemen kaget dan tak bereaksi cepat. Dia tak bisa menepis ketika Mangku meninjunya.
Parlemen terhuyung dan lari ke barat. Ternyata di sana, sekelompok massa PKI sudah menunggu.
Mereka mengeroyok Parlemen sampai babak belur. Sambil terengah-engah, Parlemen berusaha kabur dan lari lagi ke depan Puri Agung. Di sana dia jatuh ke selokan dan tewas.
Tewasnya I Parlemen membuat kader dan simpatisan PNI di Bali marah. Nyoman Sirna bersama kader dan simpatisan PNI lain menyempatkan diri hadir pada upacara ngaben I Parlemen di Desa Tihingan Klungkung.
Setelah pembunuhan Gedur di Jembrana dan Parlemen di Klungkung, aksi balas dendam tak terhindarkan. Banyak bentrokan terjadi secara sporadis antara kedua belah pihak.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7731 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan