Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terjadi Lagi di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah sempat mereda, kasus gigitan anjing rabies kembali terjadi di Kabupaten Jembrana. Kasus terbaru terjadi di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Seekor anjing yang diduga terjangkit virus rabies menggigit salah satu warga, Sang Ayu Wartini beralamat Jalan WR Supratman No.5, Link. Satria, Kelurahan Pendem.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Korban digigit anjing kecil pada tangan kanan di rumahnya. Anjing tersebut merupakan anjing liar.
"GHPR liar tersebut tiba-tiba datang dan menggigit tangan saya lalu anjing tersebut menghilang masuk ke Gudang Selecta," jelas Sang Ayu, Selasa (19/10/2021) pagi.
Menurut Kabid Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana Wayan Widarsa membenarkan kejadian tersebut.
"Atas informasi dari warga, kami bersama tim Medvet Jembrana langsung menuju lokasi tempat GHPR tersebut menghilang setelah masuk ke Gudang Selecta," terangnya.
Untuk para korban gigitan GHPR sudah dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan selanjutnya.
Untuk mengantisipasi meluasnya gigitan anjing tersebut, petugas selain melakukan penangkapan terhadap GHPR liar tersebut juga kita melakukan vaksinasi terhadap anjing yang pernah kontak dengan diduga anjing rabies tersebut.
"Kita masih melakukan pencarian terhadap anjing yang menggigit tersebut di seputaran lokasi gigitan. Namun belum ditemukan dan sampai saat ini tim medvet masih melakukan pencarian,” imbuhnya.
Saat itu 5 orang warga tergigit anjing yang kini masih diburu oleh petugas Kesmavet.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 333 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 328 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang