Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Karfa, Usaha Daur Ulang Sampah Plastik Berdayakan Disabilitas
Profitnya untuk Pembuatan Kaki Palsu
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Karfa, gerakan sosial yang bernaung di bawah Yayasan Kaki Kita yang berbasis di Singaraja memberdayakan disabilitas sebagai Sumber Daya Manusia atau SDM.
Bahkan profit dari usaha daur ulang sampah plastik yang mereka dirikan digunakan untuk pembuatan kaki palsu bagi disabilitas yang memerlukan. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan sekaligus Owner Karfa, I Made Adityasthaba.
Dijumpai wartawan pada Minggu (16/1/2022), Karfa sekarang berfokus bergerak pada tiga hal sosial diantaranya: merawat luka diabetes, membuat kaki palsu untuk pasien tidak mampu dan pemberdayaan disabilitas.
"Untuk menjalankan roda yayasan dan misi kemanusiaan ini dengan mendirikan unit usaha yang bernama Karfa yang sedang fokus pada pengolahan sampah plastik," tuturnya.
Motivasi pertama, kata dia, disabilitas harus produktif, dengan menyiapkan lapangan kerja dan model pekerjaan yang dapat dilakoni. Untuk kinerja dan hasil, tentu tidak kalah dengan pekerja normal.
"Dari pelatihan ini, awalnya kami bermimpi hal besar yakni memikirkan lingkungan dan disabilitas yang harus diberdayakan," ungkapnya.
Melalui Inkubasi Bisnis UNHI yang memberi ruang lebar kepada Karfa, Aditya mengatakan pihaknya selalu ikut dalam pengembangan mindset.
Gambaran penembangan bisnis, jenis produk, dan banyaknya disabilitas yang dapat diberdayakan. Pada 2027 pihaknya berharap mampu memberdayakan 30 orang disabilitas.
"Sekarang baru 4 orang. Mengumpulkan disabilitas itu mudah, namun tantangannya memberdayakan agar produktif secara berkelanjutan itu susah," akunya.
Untuk bahan baku, pihaknya mengaku berkolaborasi dengan pengepul melalui bank sampah atau rumah plastik. "Juga organisasi pecinta lingkungan, maupun warung makan yang mendonasikan sampahnya kepada kita," tutupnya.
Karfa saat ini sedang berada dalam naungan Inkubator Bisnis Universitas Hindu (Inbis Hindu) dan didukung para mentor HAWK yang berkompeten dalam pengembangan bisnis agar berkelanjutan.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 322 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 311 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang