Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 24 Oktober 2026
22 Ogoh-Ogoh Karya STT di Karangasem Ikuti Lomba
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebanyak 22 Ogoh-Ogoh hasil karya sekaa teruna - teruni (STT) yang ada di Kabupaten Karangasem ikut ambil bagian dalam lomba ogoh-ogoh se-Bali yang digelar dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi Caka 1944.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem, I Wayan Astika dikonfirmasi, Jumat (18/3/2022) menerangkan, proses pendaftaran mulai dilaksanakan pada 5 sampai 13 Maret 2022 lalu.
Dimana untuk teknis pendaftaran, masing - masing Prajuru Desa mendaftarkan keikutsertaan satu Ogoh - Ogoh ke MDA Kecamatan yang mewilayahi dengan menyertakan surat pengantar resmi dari Bendesa Adat.
Setelah proses pendaftaran, diperoleh sebanyak 22 peserta lomba yang akan mengikuti penjurian lomba Ogoh - Ogoh tingkat Kecamatan di Kabupaten Karangasem yang dilaksanakan mulai tanggal 15 - 25 Maret 2022 mendatang.
"Untuk tingkat kecamatan se - Bali dicari 144 nominasi terbaik, nominasi 3 terbaik tingkat Kecamatan akan diumumkan pada tanggal 26 Maret 2022 mendatang," ujar Astika.
Selanjutnya, setelah penjurian tingkat Kecamatan, akan dilanjutkan penjurian tingkat Kabupaten yang akan berlangsung pada 28 Maret hingga 7 April 2022. Untuk pengumuman juara, rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2022.
Adapun hadiah yang akan diperebutkan yakni, untuk 144 nominasi terbaik ditingkat Kecamatan se - Bali, masing - masing akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta. Kategori terbaik 3 di tingkat Kabupaten/kota mendapatkan hadiah Rp25 juta. Terbaik ke 2 mendapatkan Rp35 juta dan terbaik 1 Kabupaten/kota akan mendapatkan hadiah sebesar Rp50 juta.
Dijelaskan Astika, ada beberapa kriteria Ogoh - Ogoh yang dapat mengikuti lomba tersebut diantaranya adalah ogoh - ogoh yang ikut lomba adalah ogoh - ogoh yang dibuat dalam rangka memeriahkan perayaan hari suci Nyepi Caka 1944.
Ogoh - ogoh terbuat dari bahan ramah lingkungan. Tinggi ogoh - ogoh minimal 3 meter. Bentuk dan temanya tidak menampilkan unsur sara dan pornografi dan menyediakan dan memajang narasi atau sinopsis sesuai tema cerita dari ogoh ogoh yang dibuat.
Dalam proses penjurian, ada 8 unsur yang akan menjadi pokok penilaian dari para juri diantaranya, keunikan tema, teknik kontruksi (diutamakan teknik anyaman atau ulatan), komposisi, karakter atau ekspesi, proporsi atau anatomi, aksesoris, teknik penyelesaian atau harmoni warna dan kreativitas.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5527 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4572 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2477 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2169 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2166 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan