Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bali Baru Capai 38 KDKMP, Koster Targetkan 120 Koperasi Beroperasi Juli 2026

Senin, 18 Mei 2026, 09:52 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Bali Baru Capai 38 KDKMP, Koster Targetkan 120 Koperasi Beroperasi Juli 2026.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi hingga pertengahan Mei 2026. Jumlah tersebut baru mencapai 5,3 persen dari total 716 desa dan kelurahan di Bali.

Hal itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5).

Peresmian nasional dipusatkan di Nganjuk dan dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring yang diikuti seluruh provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Koster menegaskan dukungannya terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih karena dinilai mampu memperkuat ekonomi kerakyatan hingga tingkat desa di Bali.

“Kita di Bali yang sudah siap sebanyak 38 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan sedang berproses lagi sampai akhir bulan juli itu akan mencapai secanyak 120 KDKMP,” jelas Koster.

Menurutnya, capaian 38 KDKMP saat ini masih tergolong awal karena baru menyentuh 5,3 persen dari kebutuhan seluruh desa dan kelurahan di Bali. Namun Pemprov Bali menargetkan jumlah itu meningkat menjadi 120 koperasi atau sekitar 17 persen pada akhir Juli 2026.

“Nanti Bulan Juli akan disiapkan barang-barang yang akan dijual di koperasi dan ditargetkan di awal Agustus sudah full bisa beroperasi dalam memberikan layanan usaha,” imbuhnya.

Koster menilai keberadaan KDKMP akan menjadi penggerak ekonomi desa karena menyediakan berbagai layanan usaha yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan koperasi merupakan instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan nasional.

“Pangan adalah hidup dan mati suatu bangsa. Menjamin pangan untuk 280 juta orang bukan pekerjaan ringan, namun kita berhasil,” jelas Prabowo.

Presiden juga menegaskan pentingnya swasembada pangan nasional agar Indonesia tidak terus bergantung pada impor. Menurutnya, penguatan koperasi desa akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani dan masyarakat.

“Melalui koperasi merah putih nanti kita salurkan juga kredit-kredit murah untuk rakyat. Dengan koperasi ini pertumbuhan ekonomi kita akan nyata dan maju, setiap desa tidak akan bergantung kemana-mana lagi,” jelasnya.

KDKMP nantinya menyediakan berbagai layanan usaha mulai dari penjualan sembako subsidi, penyalur LPG subsidi, pupuk subsidi, kredit murah, layanan logistik, penyaluran bantuan pemerintah, penyerapan gabah petani hingga layanan obat murah.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami