Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 1 September 2026
Usai TC di Korea Selatan, Timnas Indonesia U-19 ke Prancis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Timnas Indonesia U-19 telah menutup training camp (TC) di Korea Selatan dengan hasil kekalahan 1-3 dari Yeungnam University, Rabu (13/4/2022). Rencananya, tim Merah Putih akan pulang ke Tanah Air pada 15 April mendatang.
Adapun TC Timnas Indonesia U-19 di Korea Selatan ini digelar untuk persiapan menuju Piala Dunia U-20 2023. Seperti diketahui, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.
Timnas Indonesia U-19 sudah melakoni sembilan laga uji coba selama TC di Korea Selatan. Hasilnya, Timnas Indonesia U-19 menang tiga kali, imbang satu kali, dan kalah lima kali.
Timnas Indonesia U-19 menang atas Pohang Steelers U-18 (2-0), Universitas Daegu (2-1) dan Kyungil University (2-1). Skuad Garuda Nusantara imbang melawan Gimcheon U-18 (2-2).
Lalu kalah dari Universitas Yeungnam (1-5 dan 1-3), Timnas Korea Selatan U-19 (0-7 dan 1-5), dan Pohang Steelers FC (1-5).
Pelatih Shin Tae-yong mengatakan ternyata agenda Timnas Indonesia U-19 tidak hanya beehenti sampai di Korea Selatan. Pada akhir Mei 2022, skuad Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- akan ikut Toulon Tournament di Prancis.
"Setelah itu ada agenda di tanggal 29 Mei 2022 ada Toulon Cup itu akan kita ikuti nanti," kata Shin Tae-yong dalam keterangan resmi PSSI, Rabu (13/4/2022).
Shin Tae-yong berharap dukungan terus dari pecinta sepakbola Tanah Air. Menurutnya, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan bakal terus menunjukkan peningkatan.
"Jadi pastinya awal tahun depan tim ini akan jadi tim yang lebih kuat lagi. Saya mohon fans dapat terus mendukung penuh tim ini," pungkas pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun