Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 31 Agustus 2026
Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Ruko di Sukasada Buleleng Rusak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Angin kencang menumbangkan pohon santen berdiameter sekitar 120 sentimeter di Jalan Jelantik Gingsir, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Minggu (30/8/2026). Pohon tersebut roboh dan menimpa bagian depan sebuah ruko hingga menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.40 WITA. Meski pohon tumbang menimpa bangunan dan sempat mengganggu arus lalu lintas, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kalaksa BPBD Buleleng I Gede Suyasa mengatakan tumbangnya pohon tidak hanya dipicu angin kencang. Kondisi pohon yang sudah tua dan mengalami pelapukan turut menjadi faktor penyebab.
“Pohonnya sudah cukup tua dan lapuk kemudian roboh saat terjadi angin kencang,” ujar Suyasa.
Pohon tersebut memiliki diameter sekitar 120 sentimeter dan menimpa bagian depan ruko dengan panjang sekitar 10 meter. Kerusakan bangunan akibat kejadian itu diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp75 juta.
Setelah menerima laporan, Tim TRC BPBD Buleleng Regu II langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas melakukan pemotongan pohon sekaligus membersihkan material yang menimpa bangunan dan menghalangi jalan.
"Sempat menimbulkan kemacetan. Namun material sudah berhasil kami bersihkan sekitar pukul 12.00 Wita, sehingga arus lalulintas sudah kembali normal," terang Suyasa.
Terkait kerugian yang dialami pemilik ruko, BPBD Buleleng akan mencoba mengusulkan bantuan perbaikan kepada pemerintah provinsi.
Pohon tumbang juga terjadi di lokasi berbeda, yakni Jalan Gajah Mada, Kecamatan Buleleng, tepatnya di sebelah selatan Kodim 1609/Buleleng. Di lokasi tersebut, pohon beringin berdiameter sekitar 130 sentimeter tumbang setelah diterpa angin kencang. Pohon tersebut sempat menutup akses jalan sehingga mengganggu mobilitas pengguna jalan.
BPBD Buleleng mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi angin kencang yang masih dapat terjadi.
Menurut Suyasa, berdasarkan perkiraan BMKG, kondisi angin kencang diperkirakan masih berlangsung hingga Senin (31/8/2026).
"Bagi yang berpergian juga kami imbau waspada. Hindari tempat-tempat yang terdapat pohon besar," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2557 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2192 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1812 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1237 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun