Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 31 Agustus 2026
Karhutla Hanguskan 2 Hektare Hutan Kintamani
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kali ini, lebih dari dua hektare kawasan hutan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, tepatnya di Blok Seked, Desa Batur Tengah, terbakar pada Minggu (30/8/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 Wita. Api pertama kali terlihat oleh masyarakat dan pengguna jalan di tepi jalan raya Seked menuju Pura Jati. Saat itu, api sudah membesar dan dengan cepat merembet karena kondisi lahan dipenuhi semak serta daun kering.
Cuaca terik yang disertai angin kencang turut mempercepat penyebaran api hingga kebakaran meluas. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas tiba. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak terkait.
Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD dan Damkar Bangli, Cokorda Lanang Mahendra, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim setelah menerima laporan kebakaran.
"Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan TNI, Polri, petugas Damkar, KPHK Kintamani, serta masyarakat," ungkapnya, Minggu (20/8/2026).
Berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wita. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian membuat sekat api atau ilaran untuk mencegah munculnya kembali titik api di kawasan tersebut.
Baca juga:
BPBD Bangli Waspadai Karhutla di Kintamani
Dugaan awal, kebakaran hutan di kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang diperkirakan dipicu kelalaian warga atau pengguna jalan yang membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok tersebut diduga jatuh di semak belukar dan daun kering yang mudah terbakar.
Selain karhutla di kawasan Kintamani, kebakaran juga terjadi di lahan perkebunan dan hutan bambu di wilayah Banjar Dinas Sama Geriya, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli.
Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat kelalaian saat melakukan pembakaran sampah. Sekitar 20 are lahan dilaporkan hangus terbakar dalam kejadian tersebut.
Untuk menangani kebakaran itu, Damkar Bangli kembali menerjunkan dua unit mobil pemadam. Petugas melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya. Lanang Mahendra, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat musim kemarau ekstrem masih berlangsung.
Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering. Warga juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran dan meluas dengan cepat saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.
"Mengingat musim kering ekstrim masih berlangsung, diimbau kepada masyarakat agar jangan membuang puntung rokok atau pun membakar sampah secara sembarangan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4753 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2561 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2195 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1822 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1244 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun