Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Karhutla Hanguskan 2 Hektare Hutan Kintamani
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kali ini, lebih dari dua hektare kawasan hutan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang, tepatnya di Blok Seked, Desa Batur Tengah, terbakar pada Minggu (30/8/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 Wita. Api pertama kali terlihat oleh masyarakat dan pengguna jalan di tepi jalan raya Seked menuju Pura Jati. Saat itu, api sudah membesar dan dengan cepat merembet karena kondisi lahan dipenuhi semak serta daun kering.
Cuaca terik yang disertai angin kencang turut mempercepat penyebaran api hingga kebakaran meluas. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas tiba. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak terkait.
Kabid Damkar dan Penyelamatan BPBD dan Damkar Bangli, Cokorda Lanang Mahendra, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim setelah menerima laporan kebakaran.
"Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan TNI, Polri, petugas Damkar, KPHK Kintamani, serta masyarakat," ungkapnya, Minggu (20/8/2026).
Berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wita. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas kemudian membuat sekat api atau ilaran untuk mencegah munculnya kembali titik api di kawasan tersebut.
Baca juga:
BPBD Bangli Waspadai Karhutla di Kintamani
Dugaan awal, kebakaran hutan di kawasan TWA Gunung Batur Bukit Payang diperkirakan dipicu kelalaian warga atau pengguna jalan yang membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok tersebut diduga jatuh di semak belukar dan daun kering yang mudah terbakar.
Selain karhutla di kawasan Kintamani, kebakaran juga terjadi di lahan perkebunan dan hutan bambu di wilayah Banjar Dinas Sama Geriya, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli.
Kebakaran tersebut diduga terjadi akibat kelalaian saat melakukan pembakaran sampah. Sekitar 20 are lahan dilaporkan hangus terbakar dalam kejadian tersebut.
Untuk menangani kebakaran itu, Damkar Bangli kembali menerjunkan dua unit mobil pemadam. Petugas melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya. Lanang Mahendra, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat musim kemarau ekstrem masih berlangsung.
Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering. Warga juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran dan meluas dengan cepat saat kondisi cuaca panas dan angin kencang.
"Mengingat musim kering ekstrim masih berlangsung, diimbau kepada masyarakat agar jangan membuang puntung rokok atau pun membakar sampah secara sembarangan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5651 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2184 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan