Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




5 Fakta Seputar Truth Social, Aplikasi Besutan Donald Trump 

Rabu, 4 Mei 2022, 15:50 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Suara.com/5 Fakta Seputar Truth Social, Aplikasi Besutan Donald Trump 

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Media sosial besutan anak perusahaan yang dimiliki oleh eks presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump diumumkan akan rilis dekat-dekat ini. Adapun media sosial tersebut bertajuk Truth Social (Web Browser) dan ditujukan untuk menyaingi platform media sosial lainnya. 

Fitur-fitur Truth dipasarkan supaya dapat bersaing dengan media sosial yang sudah memiliki pengguna setia seperti Twitter. 

Lantas, kapan Truth bisa digunakan oleh publik, dan bagaimana seluk-beluk mengenai media sosial besutan sosok mantan presiden AS tersebut? Simak kumpulan fakta berikut.

1. Rencana akan rilis akhir Mei

Truth direncanakan akan rilis dan dapat digunakan oleh publik pada akhir Mei mendatang. Melalui rilis resmi tersebut, Truth dapat diakses melalui situs yang dibuka melalui peramban internet (web browser). Situs tersebut akan dapat diakses oleh berbagai perangkat yang dipakai oleh masyarakat.

"Akhir Mei kami akan meluncurkan PWA (Web Browser) ini akan memungkinkan akses dari perangkat apa pun," tulis CEO Truth, Devin Nunes langsung dari tampilan purwarupa media sosial tersebut.

2. Hadir dalam bentuk aplikasi ponsel

Selain dapat diakses melalui web browser, Truth rencananya akan dapat diunduh sebagai aplikasi ponsel. Kini, Nunes sedang menunggu persetujuan dari Google untuk dapat merilis Truth dalam bentuk aplikasi Android.

Menariknya, Truth sudah lebih dahulu tersedia untuk diunduh melalui Apple Store dan menerima respons positif dari para pendukung Trump.

3. Memiliki misi menyaingi raksasa teknologi lainnya

Truth dinaungi oleh perusahaan milik Trump, Trump Media & Technology Group (TMTG) yang memiliki misi menyaingi media sosial yang sudah laris di pasaran. Misi tersebut dilatarbelakangi oleh pemblokiran media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Youtube terhadap Trump.

Pemblokiran tersebut merupakan respon atas kerusuhan Capitol pada 6 Januari yang lalu setelah Trump diduga menghasut pengikutnya untuk melancarkan aksi tersebut.

4. Menjadi pilihan media sosial Donald Trump

Kini, Trump tidak memiliki akses ke media sosial yang telah disebutkan sebelumnya dan pindah ke Truth sebagai jembatan utama komunikasi dengan publik. 

Trump menggunakan Truth sejak unggahan pertamanya pada Kamis (28/4/2022) setelah vakum media sosial.

5. Berencana untuk merger dengan DWAC

TMTG mengumumkan bahwa mereka akan merger perusahaan dengan perusahaan cek kosong Digital World Acquisition Corp (DWAC). Kini, kesepakatan merger tersebut sedang dalam tahap penyelidikan oleh Securities and Exchange Commission (SEC). (Sumber: Suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami