Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Cuaca Ekstrem Ganggu Distribusi Air PDAM Jembrana

Rabu, 20 Mei 2026, 22:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Cuaca Ekstrem Ganggu Distribusi Air PDAM Jembrana.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Jembrana mengalami gangguan dalam beberapa hari terakhir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah pegunungan.

Direktur PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana, I Gede Puriawan menjelaskan gangguan distribusi dipicu banjir di wilayah hulu yang menyebabkan aliran air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Berangbang terganggu.

Menurut Puriawan, hujan deras membuat Bendungan Benel dipenuhi lumpur dan kotoran sehingga sedimentasi di waduk meningkat drastis. Akibatnya, jaringan pipa air baku dari bendungan menuju IPA Berangbang tidak dapat mengalirkan air untuk proses produksi.

“Pertama karena banjir di hulu yang menyebabkan air bendungan penuh lumpur dan kotoran, disamping juga sedimentasi lumpur di waduk tinggi. Itu menyebabkan jaringan pipa air baku dari bendungan ke IPA Berangbang tidak bisa produksi. Di hari ketiga baru air mengalir ke IPA,” jelasnya, Rabu (20/05/2026).

Setelah aliran air kembali masuk ke instalasi, kondisi air masih keruh sehingga PDAM harus membuang aliran awal guna memastikan kualitas air yang layak diolah dan didistribusikan kepada pelanggan.

Namun proses pengolahan kembali terkendala setelah mesin dozing bahan kimia mengalami kerusakan.

“Setelah air mengalir kan masih kotor, kita buang dulu air kotor di pipa. Setelah itu dua hari lalu kita mulai olah, tapi terjadi kerusakan mesin dozing bahan kimia sehingga tidak bisa mengolah air. Setelah itu baru bisa digunakan dengan mesin cadangan,” tambahnya.

Puriawan mengatakan IPA Berangbang akhirnya kembali beroperasi pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 03.00 Wita.

Meski demikian, suplai air bersih ke pelanggan belum sepenuhnya normal lantaran bak reservoar masih dalam tahap pengisian sehingga distribusi air belum maksimal.

“Mohon bersabar karena kami sudah bisa mengoperasikan tadi pagi jam 3. Hanya menunggu pengisiannya di bak reservoar, dan air belum semua sampai ke pelanggan,” ujarnya.

Pihak PDAM Tirta Amertha Jati Jembrana juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan distribusi air bersih tersebut.

“Mohon maaf kepada pelanggan atas gangguan distribusi air. Ini murni dampak cuaca ekstrem di gunung yang menyebabkan gangguan dan kerusakan mesin di pengolahan IPA Berangbang. PDAM Tirta Amertha Jati berupaya maksimal agar segera normal kembali,” tutup Puriawan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami