Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Toyota Stop Produksi Sementara, Merugi 600 Unit Kendaraan Per Hari
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Toyota Motor Corporation (TMC) harus menangguhkan produksi sementara di salah satu pabriknya. Penyebabnya adalah kebocoran air di salah satu pabrik besar di Jepang yang mengganggu pasokan.
JERA, perusahaan Jepang joint-venture TEPCO Fuel & Power, bagian dari Tokyo Electric Power Company, dan Chubu Electric Power, perusahaan pembangkit listrik terbesar di Jepang menyatakan bahwa pasokan air untuk pabrik Toyota telah dihentikan di dua pembangkit.
Penghentian sementara disebabkan oleh pemutusan aliran air di pabrik terpisah yang memproduksi suku cadang mobil Toyota. Gangguan ini mempengaruhi lebih dari 130 bisnis dan sebagian besar di antaranya adalah sektor otomotif.
Seorang juru bicara Toyota sebelumnya mengatakan perusahaan menggunakan air sumur di pabriknya untuk mengatasi penghentian pengiriman pasokan air.
Gangguan ini telah membuat raksasa otomotif asal Jepang itu menangguhkan aktivitas produksi siang hari di dua jalur pabrik Nagakusa milik Toyota Industries Corporation. Yaitu di lokasi produksi sejumlah model SUV seperti Toyota RAV4.
"Penghapusan sementara shift siang akan memangkas sekitar 600 unit kendaraan yang siap diproduksi," kata seorang juru bicara, dikutip dari Japan Times. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 991 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah