Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Toyota Stop Produksi Sementara, Merugi 600 Unit Kendaraan Per Hari
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Toyota Motor Corporation (TMC) harus menangguhkan produksi sementara di salah satu pabriknya. Penyebabnya adalah kebocoran air di salah satu pabrik besar di Jepang yang mengganggu pasokan.
JERA, perusahaan Jepang joint-venture TEPCO Fuel & Power, bagian dari Tokyo Electric Power Company, dan Chubu Electric Power, perusahaan pembangkit listrik terbesar di Jepang menyatakan bahwa pasokan air untuk pabrik Toyota telah dihentikan di dua pembangkit.
Penghentian sementara disebabkan oleh pemutusan aliran air di pabrik terpisah yang memproduksi suku cadang mobil Toyota. Gangguan ini mempengaruhi lebih dari 130 bisnis dan sebagian besar di antaranya adalah sektor otomotif.
Seorang juru bicara Toyota sebelumnya mengatakan perusahaan menggunakan air sumur di pabriknya untuk mengatasi penghentian pengiriman pasokan air.
Gangguan ini telah membuat raksasa otomotif asal Jepang itu menangguhkan aktivitas produksi siang hari di dua jalur pabrik Nagakusa milik Toyota Industries Corporation. Yaitu di lokasi produksi sejumlah model SUV seperti Toyota RAV4.
"Penghapusan sementara shift siang akan memangkas sekitar 600 unit kendaraan yang siap diproduksi," kata seorang juru bicara, dikutip dari Japan Times. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1484 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1244 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 697 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 583 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 553 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung