Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Toyota Stop Produksi Sementara, Merugi 600 Unit Kendaraan Per Hari
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Toyota Motor Corporation (TMC) harus menangguhkan produksi sementara di salah satu pabriknya. Penyebabnya adalah kebocoran air di salah satu pabrik besar di Jepang yang mengganggu pasokan.
JERA, perusahaan Jepang joint-venture TEPCO Fuel & Power, bagian dari Tokyo Electric Power Company, dan Chubu Electric Power, perusahaan pembangkit listrik terbesar di Jepang menyatakan bahwa pasokan air untuk pabrik Toyota telah dihentikan di dua pembangkit.
Penghentian sementara disebabkan oleh pemutusan aliran air di pabrik terpisah yang memproduksi suku cadang mobil Toyota. Gangguan ini mempengaruhi lebih dari 130 bisnis dan sebagian besar di antaranya adalah sektor otomotif.
Seorang juru bicara Toyota sebelumnya mengatakan perusahaan menggunakan air sumur di pabriknya untuk mengatasi penghentian pengiriman pasokan air.
Gangguan ini telah membuat raksasa otomotif asal Jepang itu menangguhkan aktivitas produksi siang hari di dua jalur pabrik Nagakusa milik Toyota Industries Corporation. Yaitu di lokasi produksi sejumlah model SUV seperti Toyota RAV4.
"Penghapusan sementara shift siang akan memangkas sekitar 600 unit kendaraan yang siap diproduksi," kata seorang juru bicara, dikutip dari Japan Times. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4633 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2436 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2086 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1689 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun