Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Miliarder AS: Konflik Ukraina Awal Perang Dunia Ketiga
BERITABALI.COM, DUNIA.
Miliarder AS George Soros menyebut invasi militer Rusia ke Ukraina merupakan awal dari Perang Dunia Ketiga.
"Invasi itu mungkin merupakan awal dari Perang Dunia Ketiga dan peradaban kita mungkin tidak akan bertahan," ucap Soros.
Ia percaya sekutu Barat harus mengalahkan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencegah perang tersebut.
"Cara terbaik dan mungkin satu-satunya untuk melestarikan peradaban kita adalah mengalahkan Putin sesegera mungkin. Itulah intinya," tuturnya.
Soros sendiri merupakan manajer dana lindung legendaris. Ia terkenal sering berbagi miliaran dari organisasinya Open Society Foundations untuk mendanai inisiatif politik bersifat progresif dan liberal.
Menurut Soros, Putin, yang dulunya menyebut invasi terhadap Ukraina sebagai operasi militer, kini merasa keputusannya untuk menyerang Ukraina keliru.
"Tapi gencatan senjata tidak bisa tercapai karena dia (Putin) tidak bisa dipercaya. Semakin lemah Putin, semakin tidak terduga dia," sebut Soros.
Ia juga mengatakan bahwa Uni Eropa sadar akan risiko melawan Putin, karena ia bisa saja memberhentikan aliran gas Rusia ke Eropa.
Padahal, Rusia memasok lebih dari 40 persen kebutuhan gas Eropa.
Invasi Rusia terhadap Ukraina sudah berlangsung sejak 24 Februari. Perang ini telah menewaskan ribuan orang, membuat jutaan orang kehilangan tempat tinggal dan menimbulkan kekhawatiran akan konfrontasi paling serius antara Rusia dan AS sejak Krisis Rudal Kuba 1962.
"Saya tidak bisa memprediksi hasilnya, tapi Ukraina pasti punya peluang bertarung," tegasnya.
Lebih lanjut Soros memandang perang Ukraina sebagai bentuk perjuangan yang lebih luas antara masyarakat terbuka melawan masyarakat tertutup, khususnya Rusia dan China.
"Rezim represif sekarang sedang berkuasa dan masyarakat terbuka dikepung. Kini, China dan Rusia merupakan ancaman terbesar bagi masyarakat terbuka," tandasnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1488 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1247 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 698 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 583 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 554 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung