Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
5 Hal yang Bikin Mobil Jadi Boros BBM
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kegiatan bermobil dengan konsumsi bahan bakar efisien menjadi dambaan semua pengemudi. Sehingga saat mendapati kenyataan mobil kesayangan cenderung boros bakar jadilah muncul pertanyaan, karena merasa tidak ada yang salah pada sistem kendaraan.
Ternyata, mobil boros bisa disebabkan oleh beberapa hal yang mungkin saja tidak disadari oleh pengemudi.
Berikut ulasan tips kendaraan tentang konsumsi bahan bakar seperti dikutip dari Auto2000:
Ban kurang angin
Banyak pendapat yang menyebut bahwa tekanan angin pada ban mobil tak boleh disepelekan. Hal ini benar adanya. Selain bisa mempengaruhi keselamatan, ban yang kurang angin alias kempis juga berdampak pada borosnya bahan bakar.
Hal ini disebabkan tapak yang bersinggungan dengan permukaan aspal menjadi lebih besar dan membuat mesin bekerja lebih berat. Hasilnya, energi yang harus dihasilkan untuk menggerakkan ban menjadi lebih besar yang artinya memerlukan asupan bahan bakar lebih banyak.
Terlambat ganti oli mesin
Jika membiarkan mesin mobil terus menerus bekerja dengan oli yang sudah terlalu lama membuat performanya tidak maksimal.
Hal ini berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros karena mesin menjadi kasar akibat pelumasan yang tidak maksimal. Ganti oli dan servis berkala harus selalu dilakukan sesuai jadwal agar konsumsi bahan bakar tak boros.
Lupa rilis rem tangan
Bagi mobil Toyota dengan rem tangan konvensional, tuas yang lupa diturunkan atau tidak sempurna dirilis saat mobil berjalan sudah pasti membuat mesin bekerja ekstra.
Hal ini secara otomatis bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Maka pastikan rilis tuas rem tangan secara sempurna sebelum memasukkan gigi untuk berjalan.
Mengemudi agresif
Sangat sulit menciptakan konsumsi bahan bakar yang efisien jika pengemudi menerapkan gaya berkendara agresif. Akselerasi mendadak, memacu mobil hingga rpm tinggi, rem mendadak, dan manuver agresif lainnya tentu membutuhkan suplai bahan bakar berlebih.
Jika hendak mengejar hemat konsumsi bahan bakar maka terapkanlah gaya mengemudi hemat BBM alias eco driving.
Juga perlu dicatat, selain boros bahan bakar, mengemudi agresif juga memperbesar tingkat kecelakaan lalu lintas.
BBM tidak sesuai rekomendasi
Kondisi mobil yang boros bensin bisa saja terjadi karena bahan bakar yang dipasok tak sesuai anjuran pabrikan. Padahal mobil wajib diisi bahan bakar sesuai nilai oktan yang disarankan pabrikan.
Pemakaian bahan bakar yang sesuai akan menjaga pembakaran mesin tetap optimal sehingga mobil lebih efisien dalam hal konsumsi bensin.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1509 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1139 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 985 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 874 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik