Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 1 Oktober 2026
Usai Hadiri KTT G7, Jokowi Bertolak ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Joko Widodo akan bertolak ke Ibu Kota Kyiv Ukraina melalui Polandia usai menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) G7 di Jerman yang berlangsung 26-28 Juni. Di Kyiv, Jokowi akan menemui Presiden Volodymyr Zelensky. Rencana kunjungan itu diungkap Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual pada Selasa (28/6).
"Presiden akan meneruskan perjalanan ke Ukraina melalui Polandia," ujar Retno.
Dalam rangka kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Retno melakukan komunikasi yang intens dengan berbagai pihak. Mulai dari organisasi internasional hingga pejabat negara.
Retno mengatakan telah melakukan pembicaraan dengan presiden Palang Merah Internasional, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, dan organisasi internasional lainnya.
"Update selanjutnya insyaallah akan diberikan dari Kyiv [Ibu kota Ukraina]," papar Retno.
Setelah bertandang ke Ukraina, Retno mengatakan Jokowi akan pergi ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin di Moskow. Tujuan Jokowi ke Ukraina dan Rusia, kata Retno, untuk membawa misi perdamaian menyusul kedua negara yang masih berperang.
"Presiden Indonesia Joko Widodo akan mengunjungi Ukraina dan Rusia untuk bertemu mitranya itu dan mendorong resolusi damai atas konflik yang terjadi, kata Retno sebelumnya.
Terkait kunjungan Jokowi ke Moskow, salah satu media pemerintah Rusia menyebut akan berlangsung pada 30 Juni mendatang. Beberapa pihak menilai kunjungan Jokowi ke Eropa Timur demi mensukseskan Presidensi G20 yang saat ini dipegang Indonesia.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina berlangsung, Indonesia pun terus disorot lantaran memegang Presidensi G20 tahun ini. Sejumlah anggota G20 seperti Amerika Serikat, Australia, hingga Uni Eropa bahkan telah mendesak Indonesia memboikot keikutsertaan Rusia dalam forum tersebut.
AS bahkan mengancam tak akan hadir dalam rangkaian G20 tahun ini jika delegasi Rusia, terutama Presiden Vladimir Putin, masih ikut serta dalam KTT yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. Meski begitu, Indonesia masih berupaya mengundang seluruh anggota G20, termasuk Rusia, ke KTT di Bali nanti.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 258 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 204 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 195 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 177 Kali
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 165 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar