Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Ilmuwan Ungkap Skenario Horor 'Neraka Dunia'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ilmuwan membeberkan skenario horor 'neraka dunia' jika perang nuklir benar-benar terjadi di beberapa negara.
Dalam jurnal yang diterbitkan di jurnal Natur Food seperti dikutip dari News Week, dunia akan mengalami kehancuran sehingga menyebabkan kelaparan global.
Kerusakan parah akan menimbulkan kelangkaan pangan parah karena ledakan nuklir yang bisa menembus atmosfer dunia. Puluhan hingga ratusan miliar kilogram partikel jelaga sisa ledakan nuklir yang memasuki atmosfer itu akan menghalangi sinar matahari sehingga mengancam kehidupan di muka bumi.
Ilmuwan itu kemudian menaksir sisa partikel di atmosfer jika India dan Pakistan perang nuklir. Sisa ledakan nuklir tersebut bisa sebesar lima hingga 47 miliar kilogram di atmosfer.
Bencana dunia yang lebih mengerikan lagi jika Amerika Serikat perang nuklir dengan Rusia. Sisa partikel nuklir di atmosfer bisa tembus 150 miliar kilogram.
Para ilmuwan kemudian mengungkapkan kondisi yang akan dialami bumi jika atmosfer tertutup partikel debu sisa ledakan nuklir.
"Cahaya (matahari) akan berkurang drastis, penurunan suhu secara global, dan kemudian pembatasan perdagangan yang akan menyebabkan krisis pangan dunia," tulis laporan penelitian itu.
Korban jiwa akibat perang nuklir itu yang disebut bakal menyeramkan sepanjang sejarah jika sampai terjadi.
"Lebih dari dua miliar orang bisa tewas akibat perang nuklir antara India dan Pakistan. Tapi jika Rusia dan AS perang nuklir, bisa 5 miliar orang meninggal dunia," tulis laporan itu.
Semua materi akan hilang mengurai ketika senjata nuklir meledak dalam radius tertentu dengan suhu mencapai 100 juta derajat Celsius.
Ledakan dan kehancuran yang meluas itu dibarengi dengan gangguan di atmosfer karena guncangan bom nuklir menyebabkan partikel jelaga dan aerosol ledakan nuklir terbawa di atmosfer ke seluruh bagian bumi.
Alhasil, panen pertanian dan perkebunan di dunia akan mengalami kegagalan massal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1510 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1139 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 985 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 874 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik