Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Turki Serang Perbatasan Suriah, 11 Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebelas orang tewas dalam serangan udara yang dilakukan pasukan rezim Turki ke Pos Perbatasan Suriah. Serangan itu merupakan rentetan gejolak antara pasukan Ankara dan pejuang Kurdi yang menguasai daerah itu.
"Sebelas pejuang tewas dalam serangan udara Turki yang menghantam pos terdepan rezim Suriah di dekat perbatasan Turki," kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, seperti dikutip AFP, Selasa (16/8).
Ia tak merinci apakah para korban merupakan pasukan pemerintah Damaskus atau pasukan Kurdi. Pasukan rezim Suriah telah dikerahkan di daerah-daerah yang dikendalikan oleh pejuang Kurdi yakni di dekat perbatasan dengan Turki.
Mereka telah mengambil posisi di daerah perbatasan dekat Kota Kobani yang dikuasai Kurdi.
"Serangan itu menyusul bentrokan semalam antara pasukan Ankara dan Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi di barat Kobani," kata Observatorium.
Sebagai bagian dari eskalasi, pasukan Kurdi menyerang di dalam wilayah Turki, menewaskan satu tentara.
"Tiga belas teroris diamankan dalam serangan balasan oleh Ankara di dalam wilayah Suriah," kata Kementerian Pertahanan Turki.
Turki telah meluncurkan serangkaian serangan lintas batas yang menargetkan pasukan Kurdi dan kelompok Negara Islam (ISIS) sejak 2016, tetapi operasi tersebut jarang menimbulkan korban tewas.
Jika pasukan rezim dipastikan termasuk di antara korban yang tewas, serangan itu akan menandai salah satu eskalasi terbesar sejak Ankara dan Damaskus saling serang pada tahun 2020 imbas serangan rezim Suriah yang menewaskan 33 tentara Turki di Provinsi Barat Laut Idlib.
"Turki telah meningkatkan serangannya di daerah-daerah yang dikuasai Kurdi di Suriah sejak pertemuan puncak 19 Juli dengan Iran dan Rusia gagal memberi lampu hijau serangan baru," kata pejabat Kurdi.
Pasukan Pertahanan Suriah (SDF) mencatat setidaknya 13 anggotanya tewas dalam beberapa serangan Turki. Turki dengan keras menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad, mendukung pemberontak yang menyerukan pemecatannya dan membuka pintunya bagi para pengungsi.
Namun pekan lalu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyerukan rekonsiliasi antara pemerintah Suriah dan oposisi.
Komentar Cavusoglu telah dilihat sebagai pelonggaran nyata dari permusuhan lama Ankara terhadap pemerintah Assad dan membuat marah kelompok oposisi dan pemberontak Suriah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8096 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5665 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan