Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Kelompok Hindu Sayap Kanan India RSS Diundang di R20 Bali
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi kelompok sayap kanan hindu di India, Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), menjadi sorotan usai dilaporkan diundang dalam Forum Agama G20 atau Religion G20 pada November mendatang.
Kabar undangan itu mencuat dari Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Najib Azca.
"Tokoh-tokoh utama agama Hindu India yang sekarang di tampuk kekuasaan yakni BJP [Bharatiya Janata Party], ormasnya RSS," kata Najib di Kantor Transmedia, akhir pekan lalu.
Ia kemudian berujar, "Tapi kita ingin libatkan komunitas Hindu yang representatif di India."
Najib tak menampik soal rekam jejak RSS dan BJP yang problematik di India. Namun, ia mengatakan sengaja mengundang tokoh agama dunia untuk berdialog secara jujur masih ada persoalan agama.
"Mau enggak mau kita hubungan dengan mereka," kata dia.
Terlepas dari undangan R20, bagaimana sebetulnya RSS?
RSS merupakan organisasi yang didirikan pada 1925 oleh Keshav Baliram Hedgewar, seperti dikutip dari Britannica.
Mulanya kelompok ini sebagai gerakan melawan kekuasaan Inggris dan sebagai tanggapan atas kerusuhan Hindu dan Muslim. Namun, seiring berjalan waktu pandangan Hindustan menjadi 'kompas' mereka.
Hedgewar adalah sosok yang gemar membaca tulisan-tulisan ideologi nasionalis Hindu Binayak Damodar Savarkar. Ia juga mengadopsi pandangan Savarkar soal perlunya penciptaan "bangsa Hindu."
"Budaya Hindu adalah nafas kehidupan Hindustan. Oleh karena itu jelas bahwa jika Hindustan ingin dilindungi, pertama-tama kita harus memelihara budaya Hindu," kata Hedgewar di situs resmi.
Jika budaya Hindu musnah, dan jika masyarakat Hindu tidak ada lagi, tak akan ada entitas geografis sebagai Hindustan, kata dia lagi.
"Seluruh masyarakat harus berada dalam kondisi waspada dan terorganisir sedemikian rupa sehingga tidak ada yang berani melemparkan pandangan jahat pada salah satu poin kehormatan kita," ujar Hedgewar.
Beberapa media menyebut RSS tergila-gila dengan fasis Mussolini. Organisasi ini adalah induk supremasi Hindu: Hindutva, yang mana 'Hindu' tak ditentukan berdasarkan afiliasi agama tetapi kebangsaan, budaya dan ras.
Setelah kematian Hedgewar, kepemimpinan politik diambil Madhava Sadashiv Golwalkar, lalu berpindah ke Madhhukar Dattatray Deoras. RSS menampilkan dirinya sebagai organisasi budaya, bukan politik yang bagaimana pun juga mendukung agenda nasionalistik Hindu di bawah hindutva.
RSS secara historis memainkan peran utama dalam gerakan nasionalis Hindu. Pada beberapa kesempatan, pemerintah India melarang gelaran Kongre karena dugaan pernah terjadi kekerasan komunal.
Organisasi ini juga pernah berafiliasi dengan BJP. Dan, Narendra Modi selaku perdana menteri India disebut menjadi anggota seumur hidup organisasi.
Beberapa pemimpin politik utama Partai Bharatiya Janat? India pernah atau bahkan masih menjadi anggota RSS.
Di bawah pimpinan Modi, gerakan radikal Hindu semakin menguat, dan sentimen anti-Islam tak kalah kuat.
Beberapa waktu lalu terjadi demonstrasi dan usai dua politisi BJP melontarkan pernyataan yang merendahkan Nabi Muhammad. Mereka menuntut kedua orang itu segera ditangkap.
Peristiwa itu bermula saat Juru bicara partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma, mengejek Nabi Muhammad dalam debat televisi. Ia lalu panen kecaman dan mendapat hukuman berupa skorsing dari partai akibat perangainya.
Selain Sharma, bagian media BJP, Naveen Kumar Jindal, juga dikeluarkan dari partai karena mengejek Nabi di media sosial. Kemudian pada Mei lalu, sejumlah ekstrimis Hindu berniat menghancurkan Taj Mahal karena mereka meyakini bangunan itu berdiri di atas Kuil Siwa.
Kasus lain yang berkaitan dengan sentimen anti-Islam bahkan secara terang-terang dilakukan negara melalui alat-alatnya.
Salah satunya Pengadilan di India. Mereka menilai memakai hijab bukan prinsip penting dalam Islam. Putusan itu muncul setelah beberapa mahasiswa Muslim menuntut hak mengenakan hijab di kampus Karnataka.
Contoh kasus lainnya, aparat kepolisian yang menghancurkan rumah penduduk karena diduga mereka beragama Islam. Penghancuran ini terjadi usai bentrok Muslim-Hindu pecah setelah festival Ram Navara berlangsung.
Dari jumlah kasus tersebut tampak yang kerap berseteru adalah pihak Hindu radikal dan disokong pemerintah. (Sumber: CNN Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8475 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5825 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3650 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2479 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar