Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ibu Paruh Baya di Tabanan Tewas Terjebak di Sumur

Kamis, 10 November 2022, 09:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ibu Paruh Baya di Tabanan Tewas Terjebak di Sumur.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Ni Nyoman Darmini (40) akhirnya bisa dievakuasi Tim Basarnas setelah sebelumnya terjebak di dalam sumur. Peristiwa itu terjadi di Banjar Umadiwang Kawan, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (10/11/2022) pagi.

Korban atas nama Ni Nyoman Darmini (40) terjebak di kedalaman sumur kurang lebih 15 meter dan ketinggian air kisaran 5 meter. Sebanyak 6 personel bergerak dari Kantor Basarnas Bali yang berada di Jimbaran. 

"Tadi informasi kejadian kami terima pukul 04.45 WITA, dan dari laporan BPBD Tabanan, Bapak Putu Krisna kemungkinan waktu kejadian sekitar pukul  02.30 WITA," terang Kepala Kantor Basarnas Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar). 

Sebelum menurunkan 1 orang personel, tim SAR gabungan dibantu warga mengurangi ketinggian air di dalam sumur. Satu orang diturunkan, kemudian mengikat korban, selanjutnya ditarik ke atas. 

"Kami melaksanakan teknis evakuasi dengan menggunakan peralatan mountenering dan pada pukul 07.15 korban atas nama Nyoman Darmini telah berhasil kami evakuasi bersama tim gabungan,"  jelas I Nyoman Darmayasa, selalu koordinator tim. 

Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan Basarnas Bali, Polsek Marga, Babinsa Batannyuh, Bhabinkamtibmas Batannyuh, BPBD Tabanan, Bidan Desa Desa Batannyuh, Perangkat Desa Batannyuh serta masyarakat setempat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami