Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Seorang Ayah Potong Kelamin Anaknya Saat Tidur
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang warga Tasikmalaya berinisial J (39) ditangkap polisi usai kedapatan memotong kelamin anaknya (5) yang sedang tertidur dengan menggunakan silet di Kecamatan Leuwisari, Selasa (20/12).
Pria itu diamankan tanpa perlawanan. Ia langsung digiring anggota Polsek Leuwisari menuju Polres Tasikmalaya.
"Sudah kami amankan pelakunya, kasus ini ditangani Polres Tasikmalaya," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya AKP Ari Rinaldo seperti dikutip detikJabar.
Pelaku hingga Selasa malam diperiksa di Satreskrim Polres Tasikmalaya. Dia mengaku memotong kelamin anaknya saat tidur dengan menggunakan silet.
Advertisement
"Anak saya lagi tidur saya potong pakai silet," kata J.
Sehari-hari pelaku J berprofesi sebagai pengamen jalanan. Dia mengaku antara menyesal dan tidak usai memotong kelamin anaknya.
"Saya gimana lagi menyesal apa enggaknya udah terjadi. Semoga cepat sembuh saja anak saya," ucapnya dengan dingin.
J masih terus berkelit mengenai motif aksi sadis terhadap anaknya. Ia sesekali mengaku melakukan itu karena tidak punya pekerjaan, sesekali juga mengaku nekat potong kemaluan anaknya karena pelampiasan kesal sering bertengkar dengan istrinya.
"Gak punya pekerjaan, tapi sering juga berantem sama istri," ucapnya.
Polisi masih memeriksa pelaku termasuk juga unsur kejiwaannya. Saat ini anak yang menjadi korban tengah dirawat di rumah sakit.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1989 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun