Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
Waspada Pecah Pembuluh Darah di Otak Lewat Empat Gejala Awal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pecah pembuluh darah di otak jadi masalah kesehatan yang cukup mengerikan. Beberapa pesohor pernah mengalami ini. Bahkan Budayawan Betawi, Ridwan Saidi meninggal dunia setelah pembuluh darah di otaknya pecah.
Selain Ridwan, presenter Indra Bekti saat juga tengah menjalani perawatan akibat pecah pembuluh darah di otak. Indra sempat pingsan saat mengisi acara di sebuah radio di Jakarta Pusat.
Kebanyakan, penyakit ini baru diketahui setelah pembuluh darah di otak pecah dan kondisi cukup parah. Padahal ada berbagai tanda awal yang kerap muncul sebelum pembuluh darah di otak benar-benar pecah.
Tapi, tanda-tanda awal ini biasanya diabaikan dan dianggap sepele. Namun, ada baiknya Anda mulai memerhatikan dan menyadari tanda awal tersebut.
Berikut beberapa tanda awal sebelum pembuluh darah di otak pecah:
1. Sakit kepala
Sakit kepala memang bisa dialami siapa saja. Tapi sakit kepala juga bisa jadi tanda awal pembuluh darah di otak pecah.
Jika Anda mengalami sakit kepala berulang dengan intensitas rasa sakit yang terus meningkat harus waspada. Segera periksa ke rumah sakit, terutama jika sakit kepala tak kunjung hilang setelah diobati.
2. Mual dan muntah
Rasa mual bahkan muntah bisa jadi tanda awal pembuluh darah di otak bermasalah. Hal ini bisa terjadi, lantaran tekanan di kepala akibat sakit kepala semakin meningkat, hingga rasa mual dibarengi muntah pun muncul.
3. Vertigo
Sebagian orang menganggap vertigo penyakit yang sepele. Padahal, Anda tetap harus hati-hati, sebab vertigo bisa juga menjadi tanda pembuluh darah di otak pecah.
4. Gangguan bicara
Sulit menyampaikan kata-kata bisa jadi ada masalah di otak. Jangan anggap sepele hal ini karena bisa jadi pembuluh darah di otak pecah.
Jika Anda mengalami keempat gejala ini, waspadalah. Terutama jika masalah tersebut dibarengi dengan faktor risiko, mulai dari darah tinggi, kolesterol tinggi, perokok berat, hingga usia lanjut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1863 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1692 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1263 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1125 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah