Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Empat Penyakit Penyebab Lendir Menumpuk di Paru-Paru
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemeran emak dalam sitkom Bajaj Bajuri, Nani Wijaya meninggal dunia pada Kamis (16/3). Nani mengeluh sesak napas dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati selama beberapa hari, hingga akhirnya meninggal dunia.
Meski begitu, pihak keluarga tidak menjelaskan penyakit apa yang diderita Nani Wijaya. Pihak keluarga hanya menyebut Nani Wijaya sesak napas karena penumpukan lendir di paru-parunya.
Penyakit penyebab lendir menumpuk
Lendir menumpuk di paru-paru bukan kondisi yang baik. Saat ini terjadi ada berbagai masalah kesehatan yang bisa dialami. Salah satunya sesak napas hingga batuk yang tak kunjung sembuh.
Lendir di paru juga muncul bukan tiba-tiba. Biasanya penumpukan lendir ini dipicu oleh beberapa penyakit yang sedang dialami seseorang. Berikut beberapa penyakit penyebab lendir menumpuk di paru-paru:
1. Fibrosis kistik (CF)
Fibrosis kistik (CF) adalah salah satu penyakit yang bisa menyebabkan paru-paru dipenuhi lendir. Lendir ini berubah menjadi lengket dan kental, sehingga paru-paru tersumbat.
Jika dibiarkan, kondisi ini akan memburuk dan membuat penderitanya mengalami sesak napas berkepanjangan.
2. Bronkitis
Bronkitis biasanya ditandai dengan batuk yang tak kunjung sembuh. Batuk juga disertai dengan lendir yang keluar dan berwarna kuning atau hijau.
Jika dibiarkan, bronkitis bisa mengganggu karena batuk yang tak kunjung sembuh. Bahkan pada kondisi yang sangat pasien bisa batuk sambil mengeluarkan lendir berwarna merah, kadang darah.
3. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
Pasien yang terkena penyakit paru obstruktif kronik akan mengalami sesak napas, mengi, dan batuk yang tak kunjung sembuh. Penyebabnya adalah lendir yang menumpuk di paru-paru pasien.
Penyebab utama penyakit ini adalah rokok. Bahkan 9 dari 10 kasus yang terkena penyakit paru obstruktif kronik adalah perokok.
4. Penyakit refluks gastroesofagus (GERD)
Bukan hanya masalah di paru-paru, ternyata refluks gastroesofagus atau GERD juga bisa jadi biang kerok lendir yang menumpuk di paru-paru.
Alasannya, perut, tenggorokan dan saluran pernapasan sebenarnya saling berhubungan. Makanya, asam di perut bisa naik melalui saluran penghubung organ tersebut. Ketika terjadi, akan muncul iritasi tenggorokan dan rasa lendir turun ke tenggorokan (postnasal drip), bersamaan dengan rasa sesak di dada.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1868 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1698 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1267 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1132 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah