Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
AS Pamer Bom Langka, Klaim Bisa Tembus Situs Nuklir Bawah Tanah Iran
beritabali.com/cnnindonesia.com/AS Pamer Bom Langka, Klaim Bisa Tembus Situs Nuklir Bawah Tanah Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Amerika Serikat merilis foto bom terbaru, yang diklaim mampu menembus jauh ke dalam bumi dan menghancurkan fasilitas militer bawah tanah.
Pada 2 Mei, Angkatan Udara AS merilis foto bom langka GBU-57, yang juga dikenal sebagai Massive Ordnance Penetrator atau penetrator persenjataan besar. Namun tak lama setelahnya, foto itu dihapus karena diduga menampilkan detail sensitif dari spesifikasi bom tersebut.
Foto bom itu diunggah di halaman Facebook Whiteman Air Force Base di Missouri. Pangkalan udara itu adalah rumah bagi armada pesawat pembom siluman B-2, yakni satu-satunya pesawat yang bisa membawa bom langka tersebut.
Dilansir Associated Press, foto bom terbaru AS muncul setelah ada laporan yang menyebut Iran semakin membuat kemajuan dalam pembangunan fasilitas nuklir, yang kemungkinan berada di luar jangkauan GBU-57. Padahal bom ini dianggap sebagai 'senjata terakhir' militer AS untuk menghancurkan bunker bawah tanah.
Analis Perusahaan Intelijen Janes, Rahul Udoshi, menyebut dari foto terbaru itu diketahui berat bom mencapai 12.300 kilogram yang membawa campuran bahan peledak standar AFX-757 dengan bahan peledak baru PBXN-114.
Jika dilihat dari bentuk dan beratnya, bom tersebut kemungkinan dibuat dari rangka baja tebal sehingga memungkinkan untuk menembus beton dan tanah sebelum meledak. Namun masih belum jelas seperti apa keefektifan bom itu.
Sementara itu, menurut laporan AP, citra satelit dari Planet Labs PBC mengungkap Iran sedang menggali terowongan di gunung dekat situs nuklir Natanz di Iran tengah.
Dari gundukan penggalian di situs itu, diperkirakan fasilitas tersebut berada antara 80 meter dan 100 meter di bawah tanah.
Para ahli mengatakan berdasarkan ukuran proyek konstruksi tersebut, Iran kemungkinan bisa menggunakan fasilitas bawah tanah untuk memperkaya uranium. Dengan bantuan mesin tambahan, Iran mungkin akan dengan cepat memperkaya uranium di bawah tanah.
Ini bukan kali pertama militer AS merilis foto dan video bom, untuk menanggapi perselisihan dengan Iran terkait program nuklirnya. Pada 2019, AS juga merilis video saat pesawat siluman B-2 tengah menjatuhkan dua bom.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 451 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 353 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 290 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 265 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 238 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar