Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Gubernur BI Buka Suara Soal Bule di Bali Transaksi Ganja Pakai Kripto
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gubernur Bank Indonesia Perry Wijoyo menanggapi soal maraknya transaksi dengan mata uang kripto. Ia menegaskan mata uang kripto bukan alat pembayaran sah di RI.
"Kami akan menyelidiki ini [maraknya transaksi kripto]. Kami akan melihat dan mengawasi perkembangannya seperti apa," kata dia dalam konferensi pers hari ini, Kamis (25/5/2023).
Ia tak segan-segan memberikan sanksi bagi pengusaha yang berani menyediakan opsi pembayaran dengan mata uang kripto.
"Kalau sanksi ditegakkan, ya ditegakkan. Kripto nggak boleh sebagai alat transaksi pembayaran yang sah di Indonesia," ia memungkasi.
Beberapa saat lalu, warga asing asal Belarusia yang berprofesi sebagai programmer dan tinggal di Bali ditangkap polisi setempat. Pasalnya, ia tertangkap membeli 17 paket ganja via aplikasi pesan singkat Telegram.
Transaksi jual-beli narkoba tersebut dilakukan via mata uang kripto. Bule berinisial IZ tersebut membayar ganja dengan kripto jenis USDT seharga 450 USDT atau sekitar Rp6,7 juta. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan