Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Karhutla Landa Jalur Pendakian Gunung Semeru
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan melanda jalur pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur.
Karhutla terjadi tepatnya di Bukit Ayak-ayak, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno mengatakan, empat titik api dilaporkan muncul, Jumat (13/10), sekitar pukul 07.00 WIB.
"Api muncul di bawah puncak Bukit Ayak-ayak dan terus meluas hingga empat titik," kata Satriyo, melalui keterangan tertulisnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (15/10).
Usai mengetahui kemunculan api itu, kata Satriyo, Personel Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pun melakukan assessment dan pemadaman.
"Titik api berada di titik yang sulit dijangkau dan jauh dari sumber air," ujarnya.
Api kemudian sudah dinyatakan padam total Sabtu (14/10) pukul 14.00 WIB, kemarin. Kendati demikian, kata Satriyo, hingga kini petugas masih terus melakukan pemantauan.
"Pada pukul 14.00 WIB, Sabtu (14/10) kondisi api telah padam total. Tapi, masih dilakukan pemantauan di lokasi kejadian," ucapnya.
Sementara itu, Satriyo menuturkan, hingga kini pihaknya belum mengetahui apa penyebab karhutla itu. TNBTS juga masih melakukan pendataan dampak dari kejadian ini.
"Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Dampak dalam proses pendataan," pungkasnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik