Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 5 Oktober 2026
Harga di Pasaran Bagus, Petani Cabai di Karangasem Malah Galau
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah petani cabai yang ada di wilayah Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem tengah galau menyusul tanaman cabai mereka secara bertahap layu dan mengalami pembusukan buah sehingga tidak dapat di panen.
Mereka galau karena saat ini harga cabai sedang bagus-bagusnya di pasaran dan kebetulan juga sedang musim panen cabai. Meski tidak merugi lantaran sebelumnya petani sudah sempat memanen sebanyak 5 kali, namun kondisi ini berdampak terhadap omzet mereka karena biasanya tanaman cabai mereka biasanya bisa di panen lebih dari itu.
"Kalau tidak keburu layu dan mati biasanya bisa panen sampai 8 kali lagi, padahal seharusnya sekarang musim panen yang paling produktif tapi karena kondisi cuaca kemungkinan membuat tanaman cabai jadi layu dan mati sehingga tidak bisa dipanen lagi," tutur Kari salah seorang petani, Selasa (31/10/2023).
Menurutnya, tanaman cabai mulai layu sudah sejak sebulan terakhir ini. Sebelumnya, dalam sekali panen, Kari mengaku bisa mendapatkan hasil Rp1-2 juta. Dengan kondisi saat ini mengingat tanaman cabai yang mati dalam usia produktif untuk dipanen ditambah harga cabai yang cukup bagus yakni Rp40 - 50 ribu per kilogram, omzet yang hilang kemungkinan mencapai belasan juta rupiah.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem I Nyoman Siki Ngurah mengaku akan segera menindaklanjuti dengan turun ke lapangan untuk memastikan apakah benar murni karena cuaca atau karena ada faktor lainnya.
"Kita akan pastikan dulu, tanaman cabai tersebut layu karena apa sehingga bisa secepatnya dicarikan solusi," terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1159 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 509 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 498 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 466 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 408 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung