Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Kronologi Kompor Mayat Meledak di Setra Desa Yehsumbul, Dua Orang Luka Bakar
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musibah kompor mayat meledak saat prosesi Ngaben terjadi di Setra Desa Pakraman Yehsumbul, Banjar Yehsatang, Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Kamis (28/12/2023). Akibat kejadian ini Dua orang mengalami luka bakar pada wajah dan tangan.
Kedua korban adalah I Gusti Kade Sandia (70) warga Banjar Pangkung Languan, Desa Yehsumbul dan I Gusti Kade Arta (70) warga Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Putu Suarmadi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WITA.
"Peristiwa terjadi saat prosesi pembakaran mayat baru berlangsung kurang lebih 20 menit. Tiba-tiba salah satu kompor mayat meledak, api langsung menyambar korban," ujarnya.
Menurutnya, saat peristiwa terjadi, kedua korban berada di dekat tengki (tabung) minyak yang berjarak kurang-lebih 4 meter dari lokasi peletakan jenazah.
"Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pekutatan. Selanjutnya, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Jembrana," ucapnya.
Baca juga:
Kompor Meledak, Pasutri Luka Bakar
Suarmadi menambahkan, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara, ledakan terjadi akibat kebocoran gas elpiji dari tabung kompor mayat.
"Petugas sudah melakukan olah TKP. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan. Proses Ngaben kedua jenazah tetap dilanjutkan," jelasnya.
Diketahui, dalam prosesi Ngaben tersebut, dua jenazah yang dibakar adalah I Luh Tengah (80) dan I Kt Biayag (85). Kedua jenazah merupakan warga Desa Yehsumbul.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 322 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 313 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang