Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ganjar Deklarasi Oposisi Prabowo-Gibran
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Eks calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengumumkan bahwa dirinya tak akan bergabung pada pemerintahan di bawah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ke depan.
Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat acara halal bihalal Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, dan turut dihadiri bekas cawapresnya Mahfud MD di Teuku Umar 9, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5).
"Saya declare pertama, saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini, tapi saya sangat menghormati pemerintahan ini," ucap Ganjar dalam pidatonya.
Namun begitu, mantan gubernur Jawa Tengah sekaligus politikus PDIP itu mengaku akan tetap menghormati pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurut Ganjar, pengawasan terhadap pemerintah harus dilakukan dengan cara yang benar.
Dia meyakini satu-satunya cara yang benar melakukan pengawasan yakni lewat legislatif atau parlemen. Ganjar menyebut bahwa cara berpolitik Indonesia harus mulai naik kelas dengan tidak saling mencibir.
"Sehingga moralitas politiknya ada, cara berpolitik yang benar musti naik kelas, dan semua sama-sama terhormat, tidak perlu saling mencibir," ujar dia.
"Karena mencibir kita yang paling benar adalah di jalur yang pas, apa itu? Jalur parlemen. Itulah cara yang paling bagus. Kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang pas untuk melakukan suatu kontrol," imbuh Ganjar.
Keputusan Ganjar tidak akan bergabung berpeluang sejalan dengan arah sikap partainya. Dia sempat meyakini PDIP akan berada di luar pemerintahanan ke depan.
Arah PDIP itu kata Ganjar terlihat sejumlah pernyataan Ketua Umunnya PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Saya kira kalau lihat statement-statement-nya Bu Mega, rasanya iya. Di luar pemerintahan, kan kita tidak kenal (istilah) oposisi," kata Ganjar saat ditemui di kediamannya, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY 25 April lalu.
Namun begitu, PDIP belum mengumumkan secara tegas terkait hal itu. Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menyebut sikap partainya baru akan dibahas dalam Rakernas V partai yang akan digelar bulan ini. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang