Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Buleleng Kembali Raih TP2DD Kabupaten Terbaik Wilayah Jawa-Bali
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kabupaten Buleleng kembali meraih penghargaan sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2024. Ini berarti Buleleng berhasil meraih penghargaan ini untuk ketiga kalinya atau hattrick setelah sukses juga meraih penghargaan serupa pada tahun 2022 dan 2023.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPANRB) RI Abdullah Azwar Anas selaku anggota Satuan Tugas (Satgas) TP2DD yang pada kesempatan tersebut mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Satgas TP2DD bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur BI Perry Warjiyo kepada Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TP2DD di Hotel Kempinski Jakarta, Senin (23/9/2024). Buleleng berhasil meraih TP2DD Kabupaten Terbaik Wilayah Jawa-Bali di atas Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten dan Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.
Ditemui usai menerima penghargaan Lihadnyana menjelaskan raihan untuk ketiga kalinya ini merupakan sebuah bukti dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk memperluas digitalisasi pada segala aspek di Kabupaten Buleleng. Salah satunya adalah digitalisasi dalam bidang perekonomian. Digitalisasi menjadi sangat penting khususnya dalam bidang perekonomian dan keuangan daerah. Dengan menerapkan digitalisasi, transparansi dan akuntabilitas dari pengelolaan keuangan daerah menjadi terjaga.
“Yang dinilai adalah komitmen dari kepala daerah beserta jajarannya berkaitan dengan digitalisasi khususnya pada bidang transaksi keuangan,” jelasnya.
Penghargaan ketiga kalinya sebagai kabupaten terbaik wilayah Jawa-Bali ini juga menjadi sebuah bentuk konsistensi dalam percepatan dan perluasan digitalisasi. Upaya-upaya konkret dilakukan untuk mempercepat dan memperluas akses digitalisasi. Termasuk digitalisasi dalam pembayaran pajak dan pengelolaan pendapatan bukan pajak.
Selain itu, elektronifikasi keuangan dengan melibatkan instansi terkait seperti Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) serta pihak-pihak terkait lainnya.
Baca juga:
Pj Bupati Lihadnyana Groundbreaking Pembangunan Kantor Polres Buleleng Hasil Hibah Pemkab
“BPKPD telah mewujudkan sebuah sistem berbasis elektronik dalam hal menjalankan tugas pokok dan fungsinya terkait anggaran, transaksi keuangan dan didukung oleh SDM serta infrastruktur digital yang memadai,” ujar Lihadnyana.
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan adanya peningkatan kinerja TP2DD. Ini tercermin dari peningkatan partisipasi dan juga skor rata-rata Championship TP2DD. Jumlah Pemerintah Daerah (Pemda) yang berpartisipasi dalam evaluasi kinerja tahun 2023 telah meningkat dan mencapai 489 pemda atau 90,2 persen. Pada tahun 2024 meningkat menjadi 512 pemda atau 93,7 persen.
“Kemudian skor rata-rata meningkat dari tahun 2023 sebesar 43,37 menjadi 51,40 pada tahun 2024. Ini menunjukkan peningkatan kinerja yang baik dari TP2DD di daerah,” sebutnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8518 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5863 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3680 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar