Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Bandara Ngurah Rai Tidak Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Lewotobi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi normal meski terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
General Manager Bandara Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, mengonfirmasi bahwa meskipun beberapa penerbangan terdampak akibat erupsi tersebut, bandara tidak mengalami gangguan akibat abu vulkanik.
Menurut Ahmad Syaugi, meski beberapa penerbangan pada periode 4 hingga 12 November mengalami pembatalan, hasil observasi dan papertest yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura Indonesia menunjukkan bahwa tidak ada abu vulkanik yang terdeteksi di area bandara.
"Kami telah melaksanakan aerodrome observation dan hasilnya negatif, artinya tidak ada abu vulkanik yang masuk ke area bandara," ujar Syaugi.
Selain itu, prediksi arah abu vulkanik oleh BMKG serta pantauan dari Perum LPPNPI dan laporan dari pilot juga memperkuat bahwa ruang udara di sekitar Bandara Ngurah Rai aman.
Meskipun demikian, pada tanggal 8 hingga 12 November, tercatat ada 84 penerbangan yang terdampak, dengan 36 penerbangan keberangkatan dan 48 penerbangan kedatangan yang dibatalkan. Untuk Rabu, 13 November, tercatat sebanyak 26 penerbangan domestik dan 64 penerbangan internasional yang terdampak oleh pembatalan. Rute penerbangan yang terpengaruh meliputi 5 rute domestik dan 16 rute internasional.
Untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang yang terdampak, pihak maskapai menawarkan beberapa opsi seperti pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau pengaturan rute ulang (re-route). Selain itu, bandara juga telah menyiapkan layanan bantuan di area helpdesk, baik di terminal internasional maupun domestik, untuk memberikan informasi lebih lanjut kepada penumpang.
Dengan langkah antisipasi yang telah dilakukan, Bandara Ngurah Rai memastikan bahwa penerbangan tetap berjalan dengan aman dan normal, meskipun ada gangguan dari aktivitas vulkanik. Pihak otoritas bandara menegaskan bahwa ruang udara di sekitar Bandara Ngurah Rai aman dan siap melayani penerbangan kembali.
"Bandara Ngurah Rai beroperasi seperti biasa, dan kami terus memantau situasi untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi para penumpang," tutup Ahmad Syaugi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4535 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2348 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1998 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun