Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Pelajar Buleleng Adu Kreasi Olahan Tempe, Resep Juara Siap Masuk Hotel
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah pelajar SMK di Buleleng menunjukkan kreativitasnya dalam lomba kreasi olahan tempe yang digelar di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja, pada Selasa (3/6).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng, serangkaian Bulan Bung Karno dan peringatan Hari Tempe Nasional. Para peserta tampak antusias mengolah tempe menjadi berbagai sajian lezat, mulai dari steak tempe, rolade, sate, hingga tempe bacem.
Dalam lomba tersebut, Pemkab Buleleng melibatkan Indonesia Chef Association Badan Pengurus Cabang (ICA BPC) Buleleng sebagai dewan juri.
Ketua ICA BPC Buleleng, Made Setiawan menyampaikan bahwa penilaian lomba mencakup kreativitas olahan, pilihan hidangan pendamping, tingkat kesulitan pengolahan, hingga kekompakan tim.
"Makanan yang diolah tidak boleh menghilangkan rasa tempenya. Tampilannya apakah modern atau tradisional. Karena ini tempe, harusnya tradisional. Minuman yang dihidangkan juga menjadi nilai plus," terangnya.
Setiawan menambahkan, resep-resep terbaik dari para pemenang akan diadopsi oleh ICA BPC Buleleng untuk disempurnakan dan rencananya akan disajikan di hotel-hotel di kawasan Buleleng.
"Utamanya dari segi bumbu dan tekstur. Tidak kami klaim, karena ini inovasi para siswa. Kami mohon izin dulu ke siswa boleh tidak kami godok atau kombinasikan resepnya, baru kami bawa ke hotel-hotel," terangnya.
Baca juga:
Tempe Bisa Diolah Jadi Menu Makanan Barat
Sementara itu, Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra menyampaikan bahwa tempe merupakan produk pangan kaya protein nabati yang baik untuk kesehatan. Hanya saja, selama ini tempe masih identik sebagai makanan kalangan bawah.
Untuk itu, melalui lomba ini diharapkan tempe bisa diolah menjadi sajian menarik yang diminati seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda. Sutjidra juga mendorong agar pengusaha tempe mulai menggunakan kedelai lokal, demi mengurangi ketergantungan pada impor yang harganya kerap naik.
"Akan kami budidayakan kedelai lokal ini di Buleleng, bersamaan dengan jagung untuk ketahanan pangan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8524 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5873 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar